Promemoria Jakarta Penthouse
Published by Sugar & Cream, Wednesday 02 December 2015
A GLAMOROUS SHOW
Sejak diperkenalkan oleh Moie pada tahun 2007, Promemoria terus melaju menjadi salah satu koleksi furnitur yang paling didambakan oleh para konsumen high-end. Kini keberadaan dan nilai Promemoria dibawa ke tingkatan selanjutnya dengan peluncuran Promemoria Jakarta Penthouse yang diadakan pada 11 November 2015. Residensi eksklusif yang difungsikan sebagai sebuah showcase ini dapat dinikmati dengan mengunjungi showroom Moie di Pacific Place Jakarta, hari Senin – Jumat jam 10:00 – 19:00. Didekorasi dengan nuansa glamor yang terinspirasi dari era art deco, Promemoria Jakarta Penthouse menyuguhkan seni kehidupan dan romansa yang ditawarkan haute couture brand asal Italia ini. Keseluruhan interior digarap secara total dengan menghadirkan ragam furnitur Promemoria dengan sentuhan karakteristik Promemoria showroom yang abadi dan disempurnakan dengan berbagai aksesoris dari label ternama Eropa, termasuk karpet Tufenkian dari Amerika. Acara peluncuran diresmikan oleh Davide Sozzi, generasi ke-dua keluarga Sozzi sekaligus desainer utama Promemoria, bersama dengan Robert Smith, Promemoria Area Manager untuk Asia. Turut hadir pula dalam acara ini adalah para arsitek dan desainer interior Indonesia, serta sejumlah klien Moie.

Thomas Elliott, Emilia Tedja, Michelle Shang, Nick Shang

Wiweko Adi Nugroho, Davide Sozzi, Sarah Zafria, Robert Smith

Joke Roos & Denny Gondo

Alex Bayusaputro & Berto Pasaribu

Rudy Dodo, Jeanne Coolfort, Welly Nazir, Cosmas Gozali

Anita Boentarman, Ary Juwono, Agam Riadi, Melissa Gobel, Audrey Bernanda, Yuni Jie, Hendramianto Syamsulhadi

Robert Smith

Samuel Budiono & Yatty Budiono

Santi Alaysius, Cosmas Gozali, Hamphrey Tedja

Iklim Tan, Melissa Gobel, Tio Setyoso
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
