SAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
Published by Sugar & Cream, Friday 01 May 2026
Images courtesy of SAL Project
Scanning Memory in Bloom: Angki Purbandono’s Poetic Meditation on Time, Loss, and Light
Pameran tunggal“Berbunga-Bunga” menandai kembalinya Angki Purbandono dalam lanskap seni rupa kontemporer Indonesia. Diselenggarakan oleh SAL Project, pameran ini berlangsung mulai 7 Februari hingga 5 April 2026 di Jakarta Art Hub Ranuza, Menteng, Jakarta Pusat. Final private viewing berlangsung pada 11 April 2026.

Selama lebih dari dua dekade, Angki dikenal lewat eksplorasinya menggunakan mesin pemindai (flatbed scanner) sebagai medium artistik—sebuah pendekatan dikenal teknik scanografi. Melalui teknik ini, ia “memindai” kehidupan secara harfiah sekaligus metaforis, menangkap cahaya, waktu, dan kesementaraan dalam citra digital yang puitis.

Dalam “Berbunga-Bunga”, bunga hadir sebagai medium refleksi personal dan spiritual. Berangkat dari pengalaman mendoakan orang tua yang telah tiada, Angki memaknai bunga sebagai jembatan antara kenangan dan kehadiran. Setiap hasil pindaian tidak hanya merekam bentuk visual, tetapi juga memuat lapisan emosi—tentang kehilangan, doa, dan cinta—yang terasa intim dan kontemplatif.

Presented by Coulisse | INK

Secara visual, bunga-bunga tersebut tampak melayang dalam ruang gelap yang hening, memancarkan cahaya seolah dari dalam dirinya. Estetika ini mempertegas gagasan tentang waktu yang “dibekukan”, menjadikan proses pemindaian sebagai semacam ritual kecil untuk mengabadikan sesuatu yang fana.

Kurator pameran Mikke Susanto, mengajak audiens melihat bunga bukan sekadar objek estetis, melainkan sebagai subjek yang hidup—memiliki daya, empati, bahkan “ingatan”. Melalui pendekatan yang menggabungkan sains, emosi, dan spiritualitas, karya-karya Angki dapat dimaknai sebagai arsip visual dan sebagai meditasi tentang relasi manusia dengan alam.

DRAGA & AUREL INTRODUCE STEM — A POETIC EXPLORATION OF MATERIAL AND LIGHT
With Stem, Draga & Aurel turn transparency into poetry, where light quietly becomes form.
read moreFISHER & PAYKEL REIMAGINES EVERYDAY LIVING THROUGH ‘NATURE—RITUAL’ AT EUROCUCINA 2026
Fisher & Paykel’s Nature—Ritual, presented at EuroCucina 2026, reimagines everyday living through design, materiality, and domestic rituals.
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read moreMDF ITALIA UNVEILS NEW EXPRESSIONS OF CONTEMPORARY LIVING AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2026
mdf italia introduces a softer expression of contemporary living at Salone del Mobile.Milano 2026—where warmth, materiality, and quiet elegance take...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

