Pouenat New Collections by Sybille de Margerie
Published by Sugar & Cream, Friday 03 February 2017
Paris Deco Off 2017
Pouenat, perusahaan desainer interior terkenal asal Prancis, meluncurkan koleksi furnitur terbarunya pada Paris Deco Off 2017, yang didesain oleh Sybille de Margerie. Gaya feminim yang sophisticated tampak mendominasi koleksi yang hadir lewat meja makan, coffee table hingga lampu.

Ilot Coffee table
Sybille de Margerie mendesain koleksi terbaru Pouenat lewat kreasi metal yang dipadukan dengan material noble seperti Calacatta marble, Murano glass, lacquer, kayu oak dan Zebrano. Tradisi khas Pouenat ini disempurnakan dengan finishing yang sophisticated: kuningan yang dipoles dan dipernis hingga mengkilap, tembaga yang dilapisi kuningan, serta baja yang dibentuk dan dilapisi wax. Setiap desain pada koleksi furnitur ini menghadirkan nuansa yang unik dan berbeda hingga ke detail yang terkecil.

Fusion Dining table
Ciri khas Sybille de Margerie yang kental dengan nuansa feminim, tampak nyata pada lima produk yang terinspirasi dari unsur emosi, imajinasi serta sensualitas: Fusion, Ilot, Double Peau, Passage dan Pagode, yang hadir melalui meja makan, meja kecil, coffee table serta lampu.

Passage Coffee table
”Sentuhan material noble yang dipadukan dengan detail telah menuntun saya untuk mendesain koleksi furnitur eksklusif untuk beberapa hotel dan proyek rumah, termasuk Cheval Blanc di Courchevel, serta Royal Atlantis di Dubai. Pendekatan ini sesuai dengan tradisi profesi kami para desainer interior, yang senantiasa mengombinasikan gaya modern dan tradisional, harmoni dan keanggunan, kemewahan dan kenyamanan,” ujar Sybille de Margerie.

Pagode Wall light
Pouenat Atelier didirikan di Moulins, Allier tahun 1880, berawal dari pengrajin besi tempa hingga di tahun 1960-an memperluas keahliannya di bidang desain interior yang dikhususkan dari bahan metal. Tahun 2003, Pouenat juga mulai memproduksi lampu serta item dekorasi yang desainnya merupakan kerja sama dengan desainer serta arsitek ternama kelas dunia. (AL)

Double peau Console table
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
