Natee Utarit ‘Optimism is Ridiculous – The Altarpieces’ Exhibition Goes To Singapore
Published by Sugar & Cream, Wednesday 10 January 2018
Text by Auliya Putri, Images Courtesy of The Private Museum
Singapore : The Private Museum, 24 January – 11 March 2018
Setelah sukses menggelar pameran tunggal di Galeri Nasional Indonesia pada bulan Oktober 2017 lalu, Natee Utarit dengan ‘Optimism is Ridiculous – The Altarpieces’ menjadikan Singapura sebagai destinasi selanjutnya. Pameran yang berhubungan dengan Singapore Art Week 2018 ini mulai dibuka pada tanggal 24 Januari sampai 11 Maret 2018 di The Private Museum – Singapura yang juga bekerja sama dengan Richard Koh Fine Art. Juga jangan sampai terlewatkan acara Artist Talk yang akan diadakan pada tanggal 27 Januari 2018 pukul 2pm di tempat yang sama.
Ulasan lengkap tentang pameran Natee Utarit di Jakarta bisa Anda akses di sini.
TACO HADIRKAN PROSES PRODUKSI BERKELANJUTAN MELALUI ZERO WASTE MANUFACTURING
TACO memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penerapan zero waste manufacturing, dengan menghadirkan proses produksi yang lebih efisien,...
read moreTHE LANGHAM, JAKARTA: THE LAUNCH OF “THE LANGHAM AFTERNOON TEA BOOK”
Discover an elegant Afternoon Tea journey inspired by The Langham Afternoon Tea Book, now presented at ALICE by Tom Aikens
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

