presented by

FRED PERRY “DNA” EXHIBITION HADIR DI PLAZA SENAYAN

SHARE THIS
84

Published by Sugar & Cream, Tuesday 02 June 2026

Images courtesy of Fred Perry

Perjalanan dari Lapangan Tenis ke Subkultur

Dengan karakter yang khas dan timeless, Fred Perry terus mempertahankan relevansinya di dunia fashion hingga kini. Semangat itu kini dihadirkan lewat Fred Perry DNA Exhibition di Fountain Plaza Senayan pada 22–31 Mei 2026. Sebuah pengalaman imersif yang merayakan perjalanan panjang evolusi brand ini dari sportswear asal Inggris menjadi ikon global ekspresi diri. Exhibition ini mengajak publik menelusuri warisan Laurel Wreath dan “Hero Styles” yang telah membentuk budaya anak muda selama lebih dari 70 tahun.

Menghubungkan akar kultur Inggris dengan semangat industri kreatif Indonesia, exhibition ini juga hadir sebagai ruang komunitas lewat bar eksklusif dari Modernhaus, serta pertandingan tenis meja, hingga deretan penampil musik seperti Jugo Djarot, The Patras, Tomorrow People Ensemble, The Golden Door Boyz, Greybox Ensemble, dan DJ set dari SCRBS! serta Shaq, bersama sesi open deck yang dipandu oleh Laidback Records, This Happy Feeling, dan Fever Sounds.

Fred Perry DNA Exhibition menjadi penghormatan terhadap asal-usul brand serta warisan pendirinya, Fred Perry, juara Wimbledon tiga kali, yang membawa M3 Fred Perry Shirt berevolusi dari lapangan tenis menjadi pusat berbagai subkultur global. Hingga kini, siluet klasik tersebut tetap relevan dalam musik, fashion, dan budaya anak muda modern. Pada tahun 2026, Fred Perry merayakan perjalanan bersejarah ini melalui sorotan terhadap “Hero Styles” yang terus mendefinisikan DNA unik brand tersebut.

Presented by Coulisse | INK

The Laurel Wreath: Simbol yang melampaui dunia olahraga dan diadopsi oleh musik, fashion, serta budaya anak muda di seluruh dunia.
The Fred Perry Shirt: Siluet subkultur original yang diadopsi oleh setiap generasi sebagai identitas mereka sendiri.
The Tennis Bomber: Sportswear dengan karakter street style yang kuat dan tak terbantahkan.
The Taped Track Jacket: Siluet klasik berbahan trikot yang berevolusi dari apparel latihan menjadi bagian dari kultur rave.
The Barrel Bag: Tas olahraga ikonis dengan fitur fungsional yang dicintai banyak kalangan.
The Tennis Shoes: Elemen esensial yang fungsional, menapaki perjalanan dari lapangan rumput hingga jalanan kota.

Untuk pertama kalinya di Jakarta, Fred Perry menghadirkan pilihan arsip eksklusif serta deretan kolaborasi legendaris yang dikurasi secara khusus. Amy Winehouse, Gorillaz, dan The Specials hingga kolaborasi dengan rumah mode ternama seperti Raf Simons, Comme des Garçons, dan Stüssy.  Di mana setiap karya merefleksikan bagaimana Laurel Wreath berevolusi melampaui batas fashion dan berkembang menjadi simbol non-konformitas. (DR)

Magran LivingInterni Cipta SelarasCoulisse | INK