MOIRE RUGS ‘FLOOR FAIRY TALES VOL.2 EXHIBITION’ FEATURING 8 DESIGNERS
Published by Sugar & Cream, Tuesday 25 January 2022
Image courtesy of Moire Rugs
Indulgence Stories in Rugs Design
Apa yang terjadi jika karpet selain memiliki efek visual yang memesona sekaligus memiliki sebuah ‘’çerita”? Anda pasti telah merasakan ‘keajaiban’ tersebut, pada pameran Moire Rugs yang bertajuk “Floor Fairy Tales vol.2 by Moire Rugs”, pada 5-21 November 2021 lalu di Ashta District 8, Lobby Senopati, SCBD Jakarta. Moire Rugs menyuguhkan 8 desain kreatif pada kreatif melalui kolaborasi unik bersama 6 desainer Indonesia ternama dan 2 desainer internasional. Pada malam pembukaan pameran ini di hadiri oleh para desainer terlibat, sosialita, dan para pencinta dekor serta interior.

Severiano, Randy Halim, Shirley Gouw, Tama Florentina, Sandy Karman, Ong Cen Kuang
Tiap karpet yang didesain tiap desainer mempersembahkan beragam karakteristik dengan cara pendekatan rancangan berbeda, dan tentunya melalui kecanggihan teknik produksi serta detail craftsmanship. Nama-nama yang terlibat kali ini adalah Shirley Gouw (desainer interior), Nelson Liaw (arsitek), Randy Halim (arsitek), Severiano (desainer interior), Sandy Karman (desainer grafis), dan Ong Cen Kuang (lighting designer). Masing-masing desainer memiliki sudut pandang sendiri terhadap konsep, material, teknik pembuatan, warna, dan elemen -elemen lainnya, yang pada akhirnya tiap karpet memiliki ‘signature’ berbeda. Tentunya pameran “Floor Fairy Tales vol.2 by Moire Rugs” ini memberikan suguhan akan keragaman yang atraktif dan menawan.
Simak keindahan dan keunikan rancangan dari 8 desainer di sini.

Presented by MOIRE Rugs
“Floor Fairy Tales vol.2 by Moire Rugs” memperlihatkan bahwa karpet sesungguhnya bisa diaplikasikan di mana saja tidak melulu sebagai penghias lantai bahkan bisa menjadi karya seni.

“Each designer chooses materials, techniques, and colors in their collaborative work with Moire. The diversity of production techniques and professionalism is what really helps the designers to be able to realize the product as they previously imagined. Through intense coordination, all the works in this Floor Fairy Tales vol.2 is an offering and appreciation of the whole creative process and adventure designs and how they draw life into creative ideas.” – Tama Florentina, Creative Director of Moire Rugs –
“Floor Fairy Tales vol.2 by Moire Rugs” merupakan sebuah persembahan dan apresiasi terhadap seluruh proses kreatif dan petualangan desain serta kebanggaan bagi Moire Rugs karena bisa menyapa customer dan audience yang dekat dan memperkenalkan ke publik tentang Moire Rugs. Pengalaman visual yang berbeda ketika Anda berada dalam pameran ini. Anda bisa dekat, nikmati, raba melalui indera penglihatan dan perasa sehingga Anda merasakan seakan terbawa ke dalam cerita masing-masing desainer yang unik dalam proses pembuatannya. (DB)
CAPELLA KYOTO — A SPATIAL DIALOGUE BETWEEN KENGO KUMA AND BREWIN DESIGN OFFICE
Set to open in Spring 2026 as Capella’s first property in Japan, Capella Kyoto introduces a deeply contextual approach to luxury hospitality shaped by...
read moreHARTONO GAN STEPS INTO READY-TO-WEAR AT LAKON STORE KELAPA GADING
Hartono Gan unveils his first ready-to-wear collection at LAKON Store Kelapa Gading, marking a new chapter supported by JF3’s Future Fashion Award...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreTALENTI HOME – PACO BY LUDOVICA SERAFINI AND ROBERTO PALOMBA
A sneak preview of Paco, a new modular sofa system by Ludovica Serafini and Roberto Palomba for Talenti Home. It will be unveiled at Salone del...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

