DARI SISA JADI BISA, GERAKAN KREATIF #PUNTUNGBERUNTUNG KEMBALI HADIR DI JAKARTA
Published by Sugar & Cream, Friday 29 May 2026
Images courtesy of Nojorono Kudus
Cara Pandang Baru Dalam Mengatasi Limbah Puntung Rokok
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan, hal-hal kecil yang luput dari perhatian kini mulai mendapat sorotan. Melalui gerakan #PuntungBeruntung, Nojorono Kudus menghadirkan cara pandang baru dalam mengatasi limbah puntung rokok—menyadari adanya peluang dibalik produk pasca konsumsi. Sejak 2023, #PuntungBeruntung menggandeng berbagai komunitas yang memiliki visi misi selaras dalam mengembangkan inovasi mengolah pasca konsumsi menjadi produk kreatif bernilai guna.

Dalam perjalanannya, dimulai tahun 2025 hingga kini, #PuntungBeruntung bersama KICKYOURBUTT Project (KYB) aktif mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif memberikan “kesempatan kedua” bagi pasca konsumsi pribadi.

Melalui “Dari Sisa Jadi Bisa”, #PuntungBeruntung mengajak masyarakat lebih peduli pada limbah pasca konsumsi lewat pendekatan kreatif. Setelah sebelumnya sukses dihelat pada Agustus 2025 lalu, kini Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2 digelar kembali pada 9 Mei 2026 di Brookland Coffee dengan berbafai kegiatan interaktif, mulai dari multipurpose keychain making, live printing, hingga penampilan live dj.

Arya Adhi Nugraha selaku Project Manager KICKYOURBUTT menyampaikan, “Dari Sisa Jadi Bisa merupakan bagian dari perjalanan #PuntungBeruntung untuk menyapa publik dan bercerita tentang bagaimana pasca konsumsi dapat diolah menjadi produk kreatif multiguna. Aktivasi ini menjadi ruang kreatif, sekaligus media kami untuk menyuarakan pentingnya kesadaran pribadi atas pasca konsumsinya, dimulai dari hal sederhana, yakni membuang limbah puntung pada wadah yang tepat, akan memberikan potensi yang lebih tinggi untuk pengolahan kehidupan kedua bagi limbah”.

Presented by Coulisse | INK
Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2 mengumumkan penambahan butt collector; wadah khusus punting rokok di lokasi-lokasi strategis.

“Tahun ini, kami memiliki 62 butt collector #PuntungBeruntung, yang ditempatkan di 28 lokasi strategis di pulau Jawa. Besar harapannya, penambahan ini akan mendorong kesadaran masyarakat akan pasca konsumsi pribadinya dan, menerapkan kebiasaan baru untuk membuang limbah pada wadah yang tepat di ruang publik,” ungkap Eliza Susanto selaku Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International.

#PuntungBeruntung terus membuka ruang kolaborasi kreatif untuk mengolah limbah pasca konsumsi menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

“Ke depan, kami berharap #PuntungBeruntung menjadi gerakan kreatif yang mampu mendorong lahirnya ide, kolaborasi, hingga peluang bisnis baru melalui pemanfaatan material hasil olahan pasca konsumsi puntung,” tutup Eliza.

Perjalanan Dari Sisa Jadi Bisa tahun ini pun tidak berhenti di Brookland Coffee. Program ini akan kembali hadir di dua lokasi lainnya dengan rangkaian aktivitas kreatif yang tak kalah menarik. (DR)
RIVA1920 COLLECTION AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2026
Riva1920 celebrates 106 years at Salone del Mobile.Milano 2026 with 100+6: From Nature to Home and a new collection celebrating the enduring beauty of...
read moreMONDIAL X NICHOLAS SAPUTRA: A NEW CHAPTER OF MONDIAL PRECIOUS FIRE
MONDIAL and Nicholas Saputra unveil a refined evolution of MONDIAL Precious Fire placing the nuanced harmony of ruby and blue sapphire at the heart of a...
read moreDIOR HAUTE COUTURE AUTUMN-WINTER 2026-2027 - VIP GUESTS
The VIP guests glammed in Dior for Dior Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 Show
read moreHERMÈS UNVEILS WOMEN'S SILK SPRING/SUMMER 2026
Hermès unveils Women's Silk Spring/Summer 2026, introducing three distinctive new interpretations of the House's iconic Carré 90.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read more
