Bronte Restaurant by Tom Dixon
Published by Sugar & Cream, Thursday 21 July 2016
A Touch of Magical Histories
Tom Dixon memberikan sentuhan kreatifnya melalui Design Research Studio (DRS) untuk menciptakan tatanan interior menawan Bronte, sebuah restoran baru yang terletak di Strand, London, yang menghadap Trafalgar Square. Terinspirasi oleh sejarah Strand, para penjelajah era Victoria, para kolektor yang mengagumkan, dan cabinet of curiosities, Bronte merupakan kreasi restoran terkini dari DRS setelah Eclectic di Paris. (HK)

Bronte menampilkan fitur-fitur arsitektural yang menakjubkan seperti bagian fasad yang melengkung dengan kaca-kaca. Lantai hingga jendela langit-langit mencurahkan cahaya alami ke area pantry.

Dengan latar yang terkesan netral, sejumlah elemen menyita perhatian dengan material istimewa; breakfast bar dari beton pink, dapur dari granit hijau, cocktail bar dari timah, furnitur yang didesain secara custom dengan kulit hijau, booth dari kayu hitam.

Unsur-unsur yang membentuk ‘rumah kolektor’ juga menjadi bagian dari identitas desain Bronte. Setiap area menggunakan ragam warna dan karakteristik ‘cabinet of curiosities’ untuk menonjolkan personalitasnya, dengan utilisasi material yang memikat.

Tentunya, sejumlah produk kreasi Tom Dixon turut mempercantik tampilan Bronte, yaitu:

Fade
Lampu gantung berbentuk tetesan air mata ini berada di dining booths. Bagian permukaan dari metal yang memudar seakan merujuk pada hawa panas dan asap yang senantiasa menyeruak dari dapur.

Curve
Lampu dengan bentuk melengkuk geometris yang merefleksikan dan memancarkan pendaran cahaya bernuansa ethereal.

Plane
Lampu dinding minimalis namun ekspresif yang memancarkan cahaya ambient nan lembut, dan dapat digunakan untuk berbagai konfigurasi, baik di dinding maupun langit-langit.

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
