Rug’Society – The New Collection
Published by Sugar & Cream, Thursday 08 March 2018
Text by Auliya Putri, Images Courtesy of Rug’Society
A Tribute To The Past and Present – ‘Fever’
Rug’Society dari Portugal memberikan penghormatan kepada sejarah dunia seni dan desain dengan menghadirkan koleksi terbarunya, ‘Fever’. Koleksi ini terinspirasi dari para seniman ikonis dunia seperti Paul Cezanne, Pollock dan Picasso. Fever merayakan sejarah seni dan desain melalui motif beragam yang dibaurkan dengan rancangan kontemporer a la Rug’Society maupun teknologi, material dan tekstur baru. Koleksi ini pun dilansir di ajang desain internasional Maison&Objet Paris bulan Januari lalu.

MIRA
Mira merupakan representasi dari Cleopatra dalam bahasa cubist. Berkonsep deskonstuksi klasik, karpet ini memiliki warna solid dan sederhana bermaterialkan sutera botani dan mohair.

LOLA
Dibuat dari wol dan linen New Zealand, Lola memainkan garis geometri bergaya Pop yang dikawinkan dengan gaya Mid Century melalui warna coklat dan abu-abu dalam kesatuan bentuk desain yang sangat menarik.

WEST
Melalui efek grafis 3D dengan nuansa warna coklat, karpet ini seakan mengingatkan pada wood mobiliary dari Abad Pertengahan.

REDLEH
Karpet yang dibuat dengan teknik digital ini melukiskan motif oriental berwarna emas dengan dua naga yang berputar, seakan berjuang untuk memenangkan sebuah keabadian.

XISTO
Karakteristik batu metamorphic menjadi inspirasi utama bagi Xisto. Karpet bermaterialkan sutera nabati ini mencampur pola berbeda dengan warna biru, kuning juga abu-abu. Menjadikannya serba guna untuk lingkungan apapun.

SPIRIT
Hand tufted dalam sutera nabati, mohair dan wol New Zeland, Spirit menerjemahkan kekuatan alam dalam kesatuan dengan kekuatan roh yang dilambangkan dengan Harimau dan Singa.
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
