TOBATENUN RAYAKAN SEMANGAT KEBERAGAMAN LEWAT “UNITY IN DIVERSITY”
Published by Sugar & Cream, Thursday 11 June 2026
Images courtesy of Tobatenun
Warisan Budaya yang Dikenakan, Dimaknai, dan Dihidupkan Kembali
Perpaduan warna, tekstur, dan siluet hadir dalam harmoni di Unity in Diversity — Weaving Unity, Wearing Heritage. Bersama Aluih, Subeng Klasik, dan FILO, Tobatenun menghadirkan sebuah perayaan Tenun Batak yang terasa dekat dan personal—memperlihatkan bagaimana tradisi terus hidup melalui cara orang mengenakan dan memaknainya hari ini.

Berangkat dari komitmennya dalam melestarikan sekaligus merevitalisasi Tenun Batak melalui pemberdayaan komunitas perajin, Tobatenun menghadirkan kolaborasi ini pada 3 Juni 2026 di Studio & Gallery Tobatenun, Sopo Del Tower, Jakarta Selatan. Sebuah ruang di mana wastra tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga bagian dari ekspresi gaya yang terus berkembang.

Detail craftsmanship menjadi salah satu hal yang mencuri perhatian di setiap tampilan. Tenun Batak dari Tobatenun hadir sebagai benang merah utama, berpadu harmonis dengan siluet kebaya panjang dari Aluih yang membawa sentuhan khas Sumatra, detail perhiasan reinterpretatif dari Subeng Klasik, serta tas rajut artisan dari FILO. Alih-alih saling mendominasi, setiap elemen terasa saling melengkapi—menghadirkan dialog visual tentang bagaimana ragam warisan budaya dapat hadir dalam satu narasi gaya yang relevan dengan masa kini.

Di tengah harmoni tersebut, para muse menghadirkan interpretasi gaya yang berbeda-beda. Ada yang tampil lebih klasik dan refined, sementara lainnya hadir dengan pendekatan yang lebih modern, playful, atau effortless melalui layering, tekstur, dan pilihan aksesori—memperlihatkan bagaimana Tenun Batak dapat dikenakan dengan cara yang personal tanpa kehilangan akar budayanya.

Presented by Magran Living
Kehadiran para muse dengan interpretasi gaya yang beragam juga menghadirkan perspektif baru tentang cara mengenakan wastra di masa kini. Bagi para tamu undangan dan pencinta fashion yang hadir, kolaborasi ini menjadi inspirasi bahwa Tenun Batak dapat dipadukan dalam berbagai karakter personal—terasa relevan, penuh gaya, dan tetap berakar pada identitas budaya. Respons hangat terhadap detail craftsmanship Tobatenun serta harmoni koleksi kolaboratif yang ditampilkan pun memperlihatkan bagaimana wastra Nusantara terus menemukan tempatnya dalam lanskap gaya modern.

“Keberagaman merupakan salah satu kekuatan terbesar Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa tradisi yang lahir dari latar budaya berbeda dapat hadir dalam satu narasi yang harmonis dan relevan bagi kehidupan masa kini,” ujar Moza Pramita Siregar, Chief Marketing Officer Tobatenun.

Di balik presentasi ini, Tobatenun terus merawat warisan Tenun Batak bersama komunitas perajin di Tanah Batak melalui Yayasan Rumah Komunitas Wastra atau Jabu Bonang. Melalui Unity in Diversity, heritage terasa hidup—tidak hanya dijaga, tetapi juga dikenakan dan dimaknai kembali lewat cara yang personal.

GIORGETTI — OPEN AIR COLLECTION 2026
Presented at Milan Design Week 2026, Giorgetti unveils its Open Air Collection 2026, introducing Fragmentum, Alisea, and Kumiki Outdoor.
read moreWILSEN WILLIM MARKS A DECADE WITH ALGORITHM: UNIVERSAL LANGUAGE
Algorithm: Universal Language marks a decade of Wilsen Willim's creative journey with a concept-driven couture debut that reimagines Indonesian weaving...
read moreDIOR HAUTE COUTURE AUTUMN-WINTER 2026-2027 - VIP GUESTS
The VIP guests glammed in Dior for Dior Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 Show
read moreHERMÈS UNVEILS WOMEN'S SILK SPRING/SUMMER 2026
Hermès unveils Women's Silk Spring/Summer 2026, introducing three distinctive new interpretations of the House's iconic Carré 90.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read more
