presented by

LEVI’S®: TREN DENIM INDONESIA 2026

SHARE THIS
70

Published by Sugar & Cream, Monday 02 February 2026

Images courtesy of Levi’s

Prediksi Levis’s Tentang Gaya Denim: Dari Keseharian hingga Runway Mode

Saat fashion bergerak semakin cepat, Levi’s® Merchandise Report Indonesia 2025 mengungkap bahwa denim tetap relevan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dari mulai bekerja hingga kehidupan sosial, denim masih menjadi favorit untuk di mix and match berkat sifatnya yang nyaman, rapi, dan fleksibel.

Temuan ini menunjukkan preferensi yang kian kuat pada denim yang praktis dan tahan lama—mencerminkan pola konsumsi yang lebih bijak. Hingga kini, konsumen tertarik pada gaya yang dapat digunakan di berbagai momen serta relevan untuk jangka panjang. Bagi perempuan cenderung mencari siluet modern yang terasa kekinian tetapi tetap pantas, sementara pria masih mengutamakan model klasik yang menyeimbangkan fungsi dan nilai.

Potret ini sejalan dengan prediksi tren denim global tahun 2026 yang menyoroti siluet longgar, gaya fleksibel, serta ekspresi autentik yang lahir dari keseharian. Bukan hanya sekedar tren sesaat, denim kini berkembang mengikuti ritme kehidupan konsumen dalam menjalani hidup, berpakaian, dan beraktivitas.

Stiffen Andika, Country Marketing Lead, PT Levi Strauss Indonesia, berkata, “Melalui temuan Merchandise Report Indonesia 2025, kami melihat kecenderungan konsumen Indonesia yang makin kritis dan bijak dalam memilih busana. Mereka mencari potongan yang pantas, nyaman, dan fleksibel untuk kehidupan sehari-hari. Apa yang kami lihat dalam tren denim global 2026 juga mencerminkan pergeseran ini, menuju siluet longgar, gaya adaptif, dan denim yang mendukung cara orang benar-benar hidup, bukan sekadar bagaimana mereka ingin terlihat.”

Memasuki 2026, denim terus berevolusi sebagai item klasik dan menguatkan diri dalam lanskap mode kontemporer. Dari lintasan runway hingga prediksi editorial, tren denim tahun ini menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan, sophistication, dan ekspresi personal. Menegaskan kembali posisi jeans sebagai elemen penting dengan gaya timeless serta fleksibilitas.

Pergeseran Menuju Siluet Denim Longgar
Tren denim 2026 menandai pergeseran jelas dari gaya ketat seperti straight, slim, dan skinny jeans menuju siluet yang lebih longgar dan lebar. Kenyamanan dan fleksibilitas menjadi fokus utama, seiring denim dirancang untuk mengikuti ritme aktivitas sehari-hari.  Hal ini menegaskan peran denim bukan hanya sebagai staple yang rapi, tetapi juga sebagai bagian esensial sehari-hari yang turut dukung gaya hidup modern dan ekspresi personal.

Denim dengan Nuansa Washed-Out dan Refined
Denim dengan tampilan lived-in dan model pudar diprediksi menjadi tren utama di tahun ini. Jeans dengan patina lembut menghadirkan kesan understated dan autentik, mudah dipadukan dengan kaos sederhana maupun lapisan busana yang lebih elegan untuk tampilan timeless.

Layering dan Gaya Denim-on-Denim
Layering tetap menjadi teknik styling favorit di 2026. Tampilan denim-on-denim, baik melalui matched washes maupun perpaduan tekstur, terus menjadi tren kuat, menambah kedalaman, tekstur, dan fleksibilitas pada koleksi musiman.

Presented by Magran Living

Pengaruh Pop Culture Global Melalui Denim
Korea Selatan terus menjadi pusat tren pop dan fashion global,  dengan bintang K-pop yang turut membentuk standar mengenakan denim saat ini. Dari jeans longgar yang dipadukan dengan lapisan oversized hingga tampilan denim bersih dan minimalis, jeans tetap konsisten dalam lemari pakaian ikon musik dunia.

“Denim selalu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Indonesia. Temuan kami menunjukkan bahwa masyarakat semakin menghargai kenyamanan, kesopanan, dan fleksibilitas. Memasuki 2026, tren denim bergerak ke arah yang makin seru, yaitu merangkul potongan longgar, layering, dan keaslian. Ini adalah evolusi alami yang selaras dengan cara orang Indonesia berpakaian di berbagai kesempatan dan musim,” tambah Stiffen.

Seiring ren denim yang makin jadi inklusif dan fleksibel, Levi’s® terus hadirkan inovasi dengan memadukan karakter klasik dan sentuhan kontemporer, mulai dari siluet longgar hingga thoughtful washes dan kemungkinan layering.

Kami melihat pergeseran yang cukup nyata untuk menuju cara berpakaian yang lebih bijak di Indonesia, di mana denim dihargai karena kenyamanan, fleksibilitas, dan daya pakai jangka panjang. Saat tren denim bergerak untuk meredefinisikan tahun 2026, evolusi ini menegaskan jeans sebagai bagian esensial dari kehidupan sehari-hari, beradaptasi secara alami dengan cara orang hidup, bergerak, dan mengekspresikan diri,” tutup Stiffen.

Magran LivingInterni Cipta SelarasCoulisse | INK