Midsummer Night’s Dream
Published by Sugar & Cream, Tuesday 30 January 2018
Text by Anggita D S, Images Courtesy of MIDSUMMER-Milano
Feels Like Paradise
Ada alasan tersendiri mengapa kamar tidur seringkali jadi salah satu highlight dari sebuah hunian. Sebagai tempat kita melepas penat setelah seharian penuh bekerja, sudah sewajarnya bila kamar tidur wajib dibuat senyaman mungkin, baik dari segi furnitur maupun elemen pelengkap lainnya yang menjadikan tempat ini sebagai suaka. Bagi MIDSUMMER-Milano, menghadirkan tempat tidur yang tak hanya bersifat fungsional, namun juga sesuai dengan kepribadian Anda dan “berinteraksi” dengan elemen kamar lain dengan baik.

Cashmere Couture – Loft in Milan
Contohnya saja, Loft di Milan yang terdapat di gedung yang sudah ada sejak awal abad ke-20, lengkap dengan kebun kecil dan greenhouse––keduanya terjaga dengan amat baik. Dua buah tempat tidur Midsummer menghiasi ruangan: Cashmere Couture di kamar yang tadinya merupakan sebuah greenhouse serta Beating of Wings yang ditempatkan di area loft lainnya yang lebih luas.

Jungle Dream – Casa Piolti
Ada pula Casa Piolti, sebuah apartemen di jantung kota Milan. Apartemen yang baru saja direnovasi ini menggunakan material modern seperti besi di tangga, lempengan hitam untuk lantai, serta kristal warna-warni di kamar mandi dan berbagai meja. Kamar tidurnya sendiri menggabungkan nuansa antik dan kontemporer dengan Jungle dream dari Midsummer yang warnanya membaur dengan manis dengan elemen sekitarnya.

Pure Bed – Casa Morigi
Sementara itu, Casa Morigi, sebuah apartemen tua nan nyaman telah direnovasi juga menggunakan kayu ek dan nuansa netral. Pure Bed dari Midsummer dengan kesederhanaannya kian meningkatkan Japanese screen cantik di atas headboard.

Silk Flower – Villa Lierna
Villa Lierna di tepi Danau Como merupakan contoh hunian dengan gaya Liberty yang telah dilestarikan dengan sempurna. Contohnya saja, ruang makan yang menghadap danau masih memiliki dekorasi mozaik gaya Liberty yang megah, termasuk perapian, meja, boiserie, dan chandelier antik. Kamar tidurnya dihiasi dengan tempat tidur dari Midsummer berdasarkan keinginan sang pemilik.

Cashmere Couture – Villa Brianza
Sama halnya dengan Villa Brianza, sebuah vila dari abad 18 dengan ruang yang luas nan terang menghadap taman cantik. Furnitur antik dan lantai yang terbuat dari kayu ek merupakan karakteristik dari rumah keluarga ini. Untuk kamar tidurnya, para pemilik telah memilih Cashmere Couture dari Midsummer, yang berpadu sempurna dengan historical setting di sana.

Cashmere couture and Beating of Wing – Lucca
Last but not least, Lucca, flat yang berada di sebuah istana bersejarah. Lukisan fresco dilestarikan, begitu pula dengan koleksi buku dan warna-warna cerah dari ke-16 kamar di sini. Di kamar tidur terbesar, terdapat Beating of Wings yang delicate sementara kamar tidur kedua dihiasi oleh Cashmere Couture yang memberikan sentuhan kontemporer terhadap lingkungan sekitar.
DIOR AND NOÉ DUCHAUFOUR-LAWRANCE: COROLLE LAMPS (AT MILAN DESIGN WEEK 2026)
Dior Maison and Noé Duchaufour-Lawrance elevate lighting into an act of couture—where glass, bamboo, and light are shaped with the same discipline as...
read moreKOLABORASI FIO DAN MASSHIRO&CO. PERKENALKAN KOLEKSI KARPET EKSKLUSIF
Kolaborasi Fio dan MASSHIRO&Co. melahirkan karpet edisi eksklusif bertajuk Montreal KURO, yang memadukan desain modern yang estetik dan material kualitas...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreTALENTI HOME – PACO BY LUDOVICA SERAFINI AND ROBERTO PALOMBA
A sneak preview of Paco, a new modular sofa system by Ludovica Serafini and Roberto Palomba for Talenti Home. It will be unveiled at Salone del...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

