“INSIDE & OUTSIDE”: A SOLO EXHIBITION BY NEUNOA
Published by Sugar & Cream, Monday 29 June 2026
Images courtesy of V&V Gallery
Eksplorasi Identitas dan Koneksi dalam Eksibisi “INSIDE & OUTSIDE” Karya NEUNOA
NEUNOA kembali memamerkan koleksi karya seni terbaiknya dalam tema “INSIDE & OUTSIDE” di Jakarta. Melalui Karya-karyanya, NEUNOA mengeksplorasi identitas masyarakat modern yang lekat dengan media sosial serta citra visual. Pameran tunggal seniman asal Jepang ini berlangsung pada 5 Juni hingga 5 Juli 2026 di Vice & Virtue (V&V) Gallery, Jakarta Art Hub lantai 3 dan Rika Contemporary, Jakarta Art Hub 2 lantai 4, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

NEUNOA merupakan seniman kontemporer berbasis di Tokyo yang mengeksplorasi nilai esensial di balik tampilan visual dan identitas yang terlihat. Dengan menggunakan citra figur publik yang familiar dari dunia musik, film, politik, hingga budaya populer, ia mentransformasi gambar-gambar tersebut melalui lapisan cat tebal, gestur fisik, dan abstraksi yang kuat. Melalui pendekatan ini, karyanya mempertanyakan bagaimana identitas, nilai, otoritas, dan persepsi dibentuk di tengah masyarakat yang dipenuhi arus informasi visual.

Pada pameran “INSIDE & OUTSIDE”, NEUNOA juga mempersembahkan karya bordir hasil kolaborasi dengan “&T”, sebuah brand seni bordir yang dikembangkan oleh TAJIMA Group. Selaras dengan pesan dari brand “&T” yakni “People and Thread”, TAJIMA mengeksplorasi kemungkinan baru dalam medium bordir dengan menggabungkan sensibilitas seniman kontemporer dan teknologi bordir presisi tinggi.

![]()
Presented by Interni Cipta Selaras
Di pameran ini, benang hadir bukan sekadar sebagai material fisik biasa. Gerakan benang yang menembus bagian depan dan belakang kain menjadi simbol yang menghubungkan hal-hal yang tampak dengan yang tersembunyi, sekaligus menjembatani perbedaan latar belakang serta nilai. Selain itu, simbol “&” dalam judulnya tidak diartikan sebagai pemisah antara sisi dalam (inside) dan luar (outside), melainkan sebagai tanda yang mempertemukan keduanya dalam sebuah hubungan yang saling terhubung.

Salah satu karya NEUNOA yang mencuri perhatian adalah karya akrilik dan kolase setinggi 2,6 meter yang berjudul “The World Complex”. Karya ini terdiri dari tiga lapisan yang menggambarkan bagaimana manusia terbentuk dari tumpukan alam, informasi, bahasa, klasifikasi sosial, dan akumulasi sejarah. Bagian shaped panel pada karya ini menggunakan motif bahasa dari berbagai negara, di mana bentuknya yang saling silang mengingatkan kita pada kolaborasi dengan perusahaan bordir sekaligus citra benang yang saling terikat. Di permukaannya, lapisan cat dipadukan dengan kolase iklan dan koran dari berbagai negara yang berfungsi sebagai serpihan informasi kontemporer, simbol, serta nilai-nilai masa kini.

Di tengah-tengah karya “The World Complex” terdapat figur Audrey Hepburn, Beyoncé, dan Dian Sastrowardoyo yang ditempatkan di bagian atas secara simbolis mewakili ranah budaya kulit putih, kulit hitam, dan Asia, sekaligus memperlihatkan bagaimana manusia dibentuk oleh ras, budaya, wilayah, sejarah, dan media. Melalui karya ini, NEUNOA menyamarkan dan menyusun kembali informasi di permukaan untuk mempertanyakan cara kita memandang sesama manusia dan dunia di sekitar kita.

Sejak memulai perjalanan artistiknya pada 2021, NEUNOA telah mempresentasikan karya-karyanya di berbagai pameran dan art fair internasional, termasuk Art Jakarta, ART021 Shanghai, ART TAIPEI, World Art Dubai, Art Fair Philippines, Terada Art Complex, Ginza Tsutaya Books GINZA ATRIUM, dan Hankyu Men’s Tokyo. NEUNOA juga pernah berkolaborasi dengan berbagai brand internasional seperti HARE (Jepang), LIQUITEX (Amerika Serikat), dan STAEDTLER (Jerman).

PORRO REIMAGINES THE HOME AS A LIVING LANDSCAPE AT SALONE DEL MOBILE 2026
Porro unveils its refined home concept at Salone del Mobile.Milano 2026 through new furniture collections, material innovations, and architectural systems.
read moreMASA SINGAPORE BRINGS INDONESIAN CREATIVITY TO THE INTERNATIONAL STAGE
MASA Singapore 2026 brings more than 80 Indonesian brands and creators to Takashimaya, showcasing Indonesia's contemporary creative landscape.
read moreJERSEY BOYS THE MUSICAL, NOSTALGIA MUSIK LEGENDARIS ERA 1960-AN
Saksikan pertunjukan musikal Jersey Boys kolaborasi antara Nawanika Production dan Jakarta Art House yang akan segera menyapa penonton di Taman Ismail...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read more

