Imperfettolab in Salone del Mobile.2019
Published by Sugar & Cream, Friday 21 June 2019
Text by Dira Rohmatun, images courtesy of Imperfettolab
As inside a collector’s home
Beragam kreasi dengan desain unik dari koleksi Imperfettolab yang tampil di ajang Salone del Mobile.Milano 2019 pada bulan April lalu memiliki daya tarik yang kuat. Terlebih, bagi mereka para kolektor yang gemar mengoleksi benda-benda dengan bentuk perpaduan antara seni dan desain atau bentuk asing lainnya.

Bioma

Bioma
Label furnitur asal Italy yang terkenal dengan rancangan kontemporernya ini menampilkan ruangan dengan kreasi terbaru yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, yaitu dengan konsep: as inside a collector’s home. Imperfettolab merayakannya dengan warna hitam dan putih yang menjadi ciri khas tak terbantahkan dalam label ini.

Solo consolle dan Kehre carta da Parati

Presented by Coulisse

(Colom one – three) Kehre carta da Parati – (colom four) Ludmilla carta da Parati
Serangkaian furnitur mulai dari meja, bangku, rak buku, pouf, kursi santai, lampu, dan aksesori lainnya memiliki identitas yang tak terdefinisi dengan bentuk-bentuk pola dasar seperti batang, kerikil, gelembung, kerang, rongga, bola, maupun batu yang sebagian besar terbuat dari fiberglass tampil dengan ciri khas masing-masing dan desain yang ekletik. Tak hanya itu, kilauan logam serta detail lengkungan pada setiap pahatannya menambah kesan eksotis, futuristik, dan cutting edge design. Semuanya dibuat dengan tahap proses pembuatan, ketelitian, dan hasil akhir yang berbeda – sehingga memungkinkan setiap elemen memiliki identitas atau ciri khas dan keunikan tersendiri.

Plateu – Puka

Epochä limited edition
Bersama dengan artist designer sculptur Verter Turroni yang telah berkolaborasi lebih dari 20 tahun, dalam Salone del Mobile.Milano tahun ini tampaknya mereka ingin menggambarkan keindahan seni dari perpaduan antara “nature” dan “techne”, yang menghasilkan suatu objek yang bertahan dalam setiap waktu dan dengan materi maupun identitas yang berbeda.

Antipode table

Unda
THE DIOR POP-UP IN JAKARTA : A PARISIAN GARDEN
Dior brings Jonathan Anderson’s Parisian vision to Jakarta, transforming Plaza Senayan into an immersive garden of fashion and theatre.
read moreDIOR AND NOÉ DUCHAUFOUR-LAWRANCE: COROLLE LAMPS (AT MILAN DESIGN WEEK 2026)
Dior Maison and Noé Duchaufour-Lawrance elevate lighting into an act of couture—where glass, bamboo, and light are shaped with the same discipline as...
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreTOM DIXON UNVEILS AW26 ACCESSORIES
Small in scale, rich in character, Tom Dixon’s AW26 Accessories bring unexpected forms, tactile materials and everyday utility into sharper focus.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
