HARTONO GAN – MENENUN GAGASAN
Published by Sugar & Cream, Monday 27 October 2025
Photography by Denny Tjan, Videography by Mario Giovanni
Biografi musisi dunia hingga pensil dan Moleskin: Sebuah Percakapan dengan Hartono Gan
Setiap karya busana yang lahir ke dunia membawa jejak ruang—sebuah tempat, baik nyata maupun batiniah, di mana ide-ide tumbuh, berbisik, dan akhirnya menemukan bentuknya.
Bagi para perancang busana Indonesia, ruang kreatif bukan sekadar studio atau meja kerja; ia adalah suaka bagi pikiran yang berkelana, altar bagi ritual sehari-hari yang membangkitkan ilham.
Dalam artikel ini, kami mengundang Anda untuk melangkah lebih dalam, mengintip ruang-ruang personal yang menjadi nadi bagi proses kreatif para desainer: ruang-ruang yang merawat, menginspirasi, dan membisikkan keajaiban di antara lembar-lembar kain dan garis-garis pola.

Hartono Gan : Ruang yang memiliki ruh personal hingga deretan pensil dan Moleskin
Dikenal dengan pendekatan desainnya yang introspektif, melampuai batas gender dan bentuk, desainer Hartono Gan menciptakan busana sebagai bentuk narasi pribadi—penuh emosi dan tekstur tersisipkan referensi budaya pop serta musik. Mengenai ruang inspiratif, dia menepis gagasan megah atau mewah melainkan memilih ruang yang memiliki nyawa personal. “Ruang yang tenang turut mendukung energi kreatif saya,” ujarnya. Dalam dunia kian digital pencinta kisah hidup para ikon musik dunia ini tetap menyalurkan imajinasinya berkembang lewat medium pensil dan kertas. “I am very old school dan kertas itu punya keheningan yang tidak dimiliki layar,” jelas Hartono Gan

Presented by Coulisse | INK
Sebuah Percakapan Singkat Dengan Hartono Gan:
1. Bagaimana ruang inspiratif mampu menjadi energi kreatif Anda?
“Ruang kerja itu tempat semua energi bertemu. Dari sana, satu coretan bisa membuka dunia. Tidak harus megah tapi memiliki nyawa personal yang siap memicu lahirnya napas kreatif. Ruang yang tenang turut mendukung energi kreatif saya ”

2. Objek apa saja yang sering memancing inspirasi Anda?
“Saya bisa terinspirasi hanya dari melihat struktur atau bentuk sebuah meja. Ada sesuatu yang sangat ‘desain’ dalam cara furniture dibentuk. Ia tidak hanya memiliki fungsi, tapi juga emosi.”

3. Item apa yang wajib ada di meja kerja Anda?
“Dua benda menjadi ritual harian yang tak tergantikan: deretan pensil yang siap menghidupkan ide, dan sebuah notebook Moleskine yang setia menampung ide-ide.”

4. Buku terakhir yang Anda beli dan tentang apa?
“Buku mengenai biografi Debbie Harry, vokalis legendaris dari Blondie. Saya suka membaca tentang hidup para ikon musik. Kehidupan mereka kerap merefleksikan ruang inspirasi bagi saya.

Special thanks to these creative people who initiated this unique project:
Project Manager Hendra Zhang @kohenzhang
Photography Denny Tjan @dennytjan
Videography Mario Giovanni @mariogvnni
Fashion Stylist Koko Namara @coconamara
TACO HADIRKAN PROSES PRODUKSI BERKELANJUTAN MELALUI ZERO WASTE MANUFACTURING
TACO memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penerapan zero waste manufacturing, dengan menghadirkan proses produksi yang lebih efisien,...
read moreTHE LANGHAM, JAKARTA: THE LAUNCH OF “THE LANGHAM AFTERNOON TEA BOOK”
Discover an elegant Afternoon Tea journey inspired by The Langham Afternoon Tea Book, now presented at ALICE by Tom Aikens
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

