FENDI WINTER HOLIDAY 2024 COLLECTION
Published by Sugar & Cream, Tuesday 21 January 2025
Images courtesy of FENDI
A Homage of FENDI’s History
FENDI’s Winter Holiday 2024 Collection mewujudkan kepraktisan, perayaan, pola dasar, ikonoklastik, garis keturunan, dan subversi. Koleksi ini dirancang untuk merayakan seratus tahun berdirinya tahun 2025 dan mencerminkan sejarah FENDI. Koleksi wanita menampilkan utilitas dan kepraktisan sedikit ‘jenaka’, yang ditujukan untuk dikenakan dan dijalani dalam berbagai suasana, seperti kota atau pegunungan. Koleksi ini dicirikan oleh ‘sikap acuh tak acuh’ aristokrat, baik Italia maupun Inggris, dan berfokus pada pemakaian dan layering pakaian untuk menyatukan dan mewujudkan suasana musim dingin yang berbeda.
Tartan, kain yang melambangkan keabadian dan kekeluargaan, dipilih karena keawetannya dan daya tariknya bagi FENDI’s Artistic Director of Accessories and Menswear, Silvia Venturini Fendi. Sejarah FENDI dengan koleksi outer mewah dan barang-barang berbahan kulit terlihat dalam koleksi ini, yang mencakup interpretasi pakaian olahraga tradisional, koleksi pria dengan pola dasar yang diadaptasi untuk wanita, dan gaya olahraga literal yang diekspresikan melalui pakaian ski tahun enam puluhan. Koleksi ini juga mencakup pakaian malam dan aksesori yang memamerkan gemerlap perayaan musim dingin.


Presented by Coulisse | INK
Koleksi ini memadukan dunia siang dan malam, menggabungkan kain dan rajutan Inggris, seperti FENDI Tartan, ke dalam koleksi. Menampilkan kilt mini khas yang dikenakan di atas celana panjang, carcoat yang membungkus, blus yang mencolok, gaun siang berbahan wol, motif kotak-kotak, twinset, slip satin, rajutan Lurex, dan payet bordir. Koleksi ini mewah, mewah namun kasual, memadukan kegunaan dengan keanggunan, dan mempromosikan gaya yang diwariskan. Pakaian dan aksesori FENDI dibuat untuk ‘kehidupan’, melampaui mode dan memastikan tampilan yang tak lekang oleh waktu.

FENDI’s Winter Holiday 2024 Collection memadukan unsur utility dan celebratory, dengan aksesori yang menampilkan metalik kulit yang berkilauan, kristal berkilau, jalinan kulit, dan beludru FF 3D yang nyaman. Rangakaian tas ini disatukan oleh sikap kasual dan mudah, sebagian besar diperoleh melalui sentuhan dan kepraktisan dalam konstruksi yang lembut, sehingga mendorong pemakainya untuk mengekspresikan diri melalui pilihan dan gestur saat membawa tas, sambil tetap memberikan kesan kasual bagi semua orang.

Terinspirasi oleh peringatan seratus di tahun 2025, warisan dan keahlian FENDI semakin diperkuat dengan Selleria yang dijahit dengan tangan, yang tampil dalam balutan kulit Cuoio Romano yang lembut dan metalik mengilap. Keahlian anyaman kulit juga diberi sorotan metalik ini, serta iterasi anyaman Cuoio Romano FF yang lebih netral. Kain croco dari kertas Florentine, yang diambil dari teknik pembuatan kertas yang awalnya dikembangkan di Tiongkok abad ke-8, menjadi persembahan paling mewah dalam tas, membuatnya lebih seperti karya seni yang dibuat oleh para maestro hebat.

Sedangkan FENDI Tartan, sebagai bagian dari proyek FENDI yang saling bergandengan tangan, ditemukan dalam aksesori, pakaian wanita, dan pakaian pria dalam berbagai bahan dan suasana yang diekspresikan melalui berbagai media. Prickly Thistle, perusahaan yang bekerja sama dengan FENDI untuk membuat tartan di Skotlandia, berfokus pada tokoh dan tanggal penting bagi FENDI, seperti lima saudara perempuan Fendi, 1925 untuk pendirian FENDI, 1997 untuk peluncuran Baguette, dan 2009 untuk peluncuran Peekaboo. Tartan tersebut memadukan warna-warna klasik FENDI, termasuk Tobacco Brown dari Pequin Stripe FENDI dan FENDI Yellow, warna warisan dari Rumah Mode tersebut. Jika diterjemahkan dan ditransposisi, tenunan wol klasik tersebut juga menjadi tartan cerpelai intarsia untuk iterasi Baguette-nya.

Sepatu dari koleksi Winter Holiday menyediakan fondasi untuk beraktivitas sambil tetap memungkinkan pemakainya untuk memiliki keanggunan dan kesenangan. Sepatu dalam koleksi tersebut terbuat dari kulit metalik, kristal, dan beludru 3D FF, yang memungkinkan pemakainya untuk mengekspresikan diri melalui pilihan dan gerakan mereka dalam memakainya.

RIVA1920 COLLECTION AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2026
Riva1920 celebrates 106 years at Salone del Mobile.Milano 2026 with 100+6: From Nature to Home and a new collection celebrating the enduring beauty of...
read moreMONDIAL X NICHOLAS SAPUTRA: A NEW CHAPTER OF MONDIAL PRECIOUS FIRE
MONDIAL and Nicholas Saputra unveil a refined evolution of MONDIAL Precious Fire placing the nuanced harmony of ruby and blue sapphire at the heart of a...
read moreDIOR HAUTE COUTURE AUTUMN-WINTER 2026-2027 - VIP GUESTS
The VIP guests glammed in Dior for Dior Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 Show
read moreHERMÈS UNVEILS WOMEN'S SILK SPRING/SUMMER 2026
Hermès unveils Women's Silk Spring/Summer 2026, introducing three distinctive new interpretations of the House's iconic Carré 90.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read more
