ELIMA MEMPERSEMBAHKAN “MERENDA CERITA” DI PLAZA INDONESIA FASHION WEEK 2025
Published by Sugar & Cream, Wednesday 08 October 2025
Images courtesy of Plaza Indonesia and Elima
Menenun Kisah Lewat Fashion
Perempuan itu kompleks—dinamis, versatile, dan tak bisa dipetakan ke dalam satu kotak stereotip. Elima menangkap keragaman ini dalam koleksi kelimanya, “Merenda Cerita”, yang dipresentasikan di Plaza Indonesia Fashion Week 2025, dengan merayakan keragaman, keanggunan, dan kekuatan perempuan urban masa kini, menenun cerita mereka menjadi setiap potongan busana yang elegan dan versatile.

Elima merupakan jenama busana siap pakai untuk perempuan yang lahir dari tangan lima perempuan dengan latar belakang berbeda—Devi Asmarasari, Laila Azra, Natasya Mahidi, Nazli Basuki, dan Fransisca Siregar.
Koleksi ini menampilkan potongan busana siap pakai yang kompleks namun variatif, mudah dipadu-padankan. Dari kemeja, kemeja panjang, jaket, rompi, celemek, rok, celana, celana pendek, hingga mantel, semuanya hadir dalam palet warna netral seperti hitam, putih, abu, blush, krem, dan beige. Detail kancing yang berbeda-beda menambahkan karakter dan kompleksitas pada setiap potongan.


Presented by Magran Living
Material yang digunakan pun beragam—katun poplin, suiting fabric, satin, light faux-fur, hingga renda yang menjadi fokus utama koleksi ini. Seperti dijelaskan Laila Azra, co-founder Elima, “Renda identik dengan kelembutan, namun renda pun mampu tampil kuat. Di sini, renda menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan koleksi.” Anggun dan feminin, renda berpadu dengan suiting fabric yang tegas, menciptakan busana siap pakai yang seimbang, dinamis, aktif, namun tetap elegan.
Setiap rancangan lahir dari refleksi perempuan urban dengan berbagai profesi dan kegiatan, baik di siang maupun malam hari. Koleksi kali ini juga dilengkapi alas kaki dari koleksi Rajnik, melengkapi tampilan perempuan modern yang aktif dan stylish.

Melalui koleksi ini, Elima merangkum opini, saran, dan cerita sehari-hari para perempuan perkotaan di sekitar mereka—terajut menjadi satu seperti jalinan benang renda yang saling menguatkan dan melengkapi, dalam keberagaman yang dinamis. Dari perempuan, untuk perempuan.
Dari Perempuan Untuk Perempuan
Sejak berdiri pada 2021 di Jakarta, Elima berkomitmen merayakan feminitas melalui busana eksklusif yang kontemporer dan elegan. Setiap desain dirancang untuk semua bentuk tubuh—kurus, curvy, maupun atletis—mengutamakan gaya, kenyamanan, dan fungsi. Dengan detail bordir ikonis berbentuk mata, rancangan Laila Azra ini menjadi simbol lima kepribadian pendiri jenama.

Nama Elima sendiri berarti “lima” dalam bahasa Hawaii, menandai kelahiran jenama ini oleh lima perempuan. Elima percaya pada kekuatan perempuan, mendukung kesetaraan, otentisitas, serta memberdayakan perempuan muda untuk memimpin baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.
TACO HADIRKAN PROSES PRODUKSI BERKELANJUTAN MELALUI ZERO WASTE MANUFACTURING
TACO memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penerapan zero waste manufacturing, dengan menghadirkan proses produksi yang lebih efisien,...
read moreTHE LANGHAM, JAKARTA: THE LAUNCH OF “THE LANGHAM AFTERNOON TEA BOOK”
Discover an elegant Afternoon Tea journey inspired by The Langham Afternoon Tea Book, now presented at ALICE by Tom Aikens
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

