presented by

SEHELAI, BANYAK CERITA

SHARE THIS
68

Published by Sugar & Cream, Friday 18 September 2026

YaImages Courtesy of UNIQLO

Menemukan Ekspresi Diri bersama UNIQLO Hijab

Modest fashion is having its moment, with hijab becoming less about simply getting dressed and more about finding a style that feels entirely your own.

Ada hari ketika hijab harus terlihat polished. Ada juga hari ketika yang penting adalah: jangan sampai geser.

Dua hal itu sekarang rasanya tidak perlu dipertentangkan. Cara perempuan mengenakan hijab terus berubah, mengikuti gaya hidup sekaligus selera yang semakin beragam. Ada yang menyukai pashmina dengan styling effortless, ada yang senang bermain warna, ada pula yang cukup membutuhkan sesuatu yang praktis untuk dipakai di antara jadwal yang padat. Hijab pun bergerak dari sekadar bagian dari pakaian menjadi salah satu detail yang ikut membentuk keseluruhan penampilan.

Hijab kini semakin mudah dibaca sebagai bagian dari keseluruhan wardrobe, bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Gaya yang lebih structured bisa berdampingan dengan styling yang loose dan effortless; warna netral bisa berganti dengan permainan warna yang lebih berani. Perempuan semakin bebas menentukan seperti apa hijab yang terasa cocok untuk dirinya, baik saat bekerja, bepergian, menghadiri acara, maupun menjalani hari biasa.

Di tengah pergeseran itu, UNIQLO Hijab hadir di Indonesia lewat koleksi Fall/Winter 2026. Kategorinya dikembangkan berdasarkan masukan pelanggan dan pemahaman terhadap keseharian perempuan Muslim di Indonesia dan Malaysia, dengan pendekatan yang terasa dekat dengan realitas pemakaian: nyaman dikenakan, mudah ditata, dan cukup versatile untuk mengikuti berbagai aktivitas.

Tiga pilihannya menawarkan arah yang berbeda.

Untuk hari-hari ketika semuanya harus serba cepat, ada AIRism Hijab Proteksi Sinar UV berbentuk segitiga. Desain instannya membuatnya mudah dikenakan—tinggal pakai, rapikan sedikit, dan selesai. Material AIRism yang halus, ringan, breathable, stretchy, dan cepat kering membuatnya terasa ringan sepanjang hari, sementara proteksi sinar UV menjadi detail yang berguna ketika aktivitas membawa kita lebih banyak ke luar ruangan.

Lalu ada Hijab Satin, ketika penampilan boleh sedikit lebih polished. Pashmina panjang dengan permukaan halus dan kilau lembut memberi sentuhan elegan tanpa membuatnya terasa terlalu formal. Ringan dan mudah dikreasikan, ia bisa menemani pakaian sehari-hari sekaligus berpindah ke kesempatan yang terasa lebih spesial.

Presented by Interni Cipta Selaras

Hijab Georgette mengambil pendekatan yang berbeda. Materialnya ringan dan flowy, dengan drape natural yang membuat kain jatuh dengan sendirinya. Mudah dibentuk dan cukup fleksibel untuk gaya kasual maupun lebih dressed up, jenis ini terasa seperti pilihan yang bisa mengikuti banyak kemungkinan styling tanpa harus terlalu dipikirkan.

Menariknya, ketiganya juga memperlihatkan bahwa rasa nyaman bisa hadir dalam tampilan yang berbeda-beda. Ada yang mencari bahan breathable dan cepat kering. Ada yang lebih memperhatikan bagaimana kain jatuh atau seberapa mudah sebuah hijab dibentuk. Ada pula yang hanya ingin memakainya seharian tanpa perlu berkali-kali berhenti untuk membetulkan posisi. Comfort, ternyata, bisa sesederhana itu.

Warna kemudian membuka kemungkinan lain. Dengan total 26 warna, hijab bisa dibuat menyatu dengan wardrobe atau justru menjadi aksen kecil yang mengubah keseluruhan penampilan. Pilihannya cukup luas untuk mengikuti pakaian, aktivitas, atau sekadar mood hari itu. Ketiga produk juga tersedia dalam ukuran One Size dan dapat dicuci dengan mesin—detail praktis yang membuatnya mudah masuk ke rotasi sehari-hari.

Semakin beragam cara hijab dikenakan, semakin terasa bahwa kenyamanan pun tidak punya satu definisi. Ada yang membutuhkan sesuatu yang ringan untuk berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain, ada yang menyukai kain dengan jatuh yang lebih lembut, sementara yang lain mungkin justru menemukan ekspresi lewat warna. Yang dicari bukan lagi satu formula yang berlaku untuk semua, melainkan sesuatu yang bisa mengikuti ritme hidup masing-masing.

Di titik ini, hijab bukan hanya soal bagaimana kain menutup kepala, tetapi bagaimana ia bekerja bersama pakaian lain, mengikuti gerak tubuh, dan tetap terasa nyaman dari pagi hingga malam. Fashion menjadi lebih personal bukan karena harus selalu berbeda, melainkan karena semakin banyak cara untuk menemukan kombinasi yang terasa tepat.

Pendekatan seperti ini terasa sejalan dengan gagasan LifeWear yang menjadi bagian dari DNA UNIQLO—pakaian yang dirancang untuk kehidupan sehari-hari, dengan fungsi yang tidak perlu mengorbankan estetika. Dalam koleksi hijab, gagasan tersebut diterjemahkan lewat material, siluet, warna, dan detail yang memberi perempuan lebih banyak kemungkinan tanpa menentukan bagaimana semuanya harus dikenakan.

Karena tidak ada satu cara yang paling benar untuk mengenakan hijab. Ada hari untuk yang praktis, ada hari untuk yang polished, dan ada hari ketika kita hanya ingin sesuatu yang jatuh dengan baik dan tidak perlu dipikirkan lagi.

Mungkin justru di situlah fashion terasa menyenangkan yaitu ketika apa yang kita kenakan tidak hanya terlihat tepat, tetapi juga terasa seperti bagian alami dari kehidupan kita.

Koleksi UNIQLO Hijab tersedia di seluruh toko UNIQLO Indonesia, aplikasi UNIQLO, dan UNIQLO.com mulai 10 Agustus 2026. Seluruh produk hadir dalam ukuran One Size dengan harga Rp199.000 per produk. Koleksi lengkapnya dapat ditemukan melalui UNIQLO Modest Wear. (DB)

Interni Cipta SelarasCoulisse | INK