presented by

SARINAH DAN GHEA FASHION STUDIO MERANGKAI WASTRA NUSANTARA DALAM SETIAP LANGKAH TIM INDONESIA DI ASIAN GAMES

SHARE THIS
72

Published by Sugar & Cream, Thursday 10 September 2026

Images courtesy of Sarinah, Ghea Fashion Studio, and Mills

Merajut Identitas dalam Arena

Memadukan keindahan wastra dengan dinamika olahraga, Sarinah bersama Mills menggandeng Ghea Fashion Studio untuk menghadirkan seragam resmi Tim Indonesia menuju 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kekayaan tekstil dan seni tradisional Nusantara diterjemahkan ke dalam apparel yang modern, berkarakter, sekaligus membawa identitas Indonesia ke arena internasional.

Di balik tampilannya yang modern, rancangan ini menyimpan narasi tentang perjuangan para atlet. Gorga dan Limar menjadi dua elemen utama yang membawa warisan budaya Nusantara ke dalam identitas kontingen, berangkat dari semangat “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.”

Gorga hadir lebih tegas pada seragam tanding atlet. Seni ukir tradisional khas Toba yang memancarkan aura kekuatan dan perlindungan ini diterjemahkan ke dalam siluet apparel yang kuat, melambangkan keberanian menghadapi tekanan lawan sekaligus keteguhan mental di arena pertandingan.

Jika Gorga berbicara tentang kekuatan, Limar melengkapinya dengan makna kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan. Motif kain khas Sumatera Selatan ini hadir melalui permainan palet warna dan efek gradasi yang harmonis, mencerminkan keberagaman para atlet Indonesia yang melebur dalam satu kontingen dan satu tujuan di bawah kibaran Merah Putih.

Bagi Sarinah, pertemuan antara warisan dan dunia olahraga ini menjadi bagian penting dari upaya membawa budaya Indonesia ke ruang yang lebih luas. “Sebagai retail-based cultural experience center, Sarinah bangga dapat kembali mengkurasi arah visual apparel Tim Indonesia. Kolaborasi bersama Ghea Fashion Studio dan Mills untuk Asian Games 2026 bukan sekadar menghadirkan pakaian olahraga, melainkan sebuah penegasan gaya bahwa warisan budaya Nusantara dapat terus hadir dan berdaya saing di panggung global. Kami berharap nilai-nilai Gorga dan Limar yang terpatri pada seragam ini menjadi energi tambahan bagi kontingen Indonesia dalam setiap langkahnya,” ungkap Raisha Syarfuan, Direktur Utama Sarinah.

Presented by Interni Cipta Selaras

Kolaborasi ini juga menjadi momen istimewa bagi Ghea Panggabean, menandai 45 tahun dedikasinya merawat wastra Nusantara sekaligus menjadi kali pertama ia mengeksplorasi busana olahraga sebagai bentuk sumbangsih bagi bangsa. “Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan. Bersama-sama, keduanya menjadi nyawa utama yang mewujudkan semangat para atlet Tim Indonesia di arena. Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tetapi juga bangga membawa keanggunan serta identitas Nusantara.”

Dari gagasan tersebut, Mills menerjemahkan arah visual dan karakter desain ke dalam rangkaian apparel yang dirancang untuk mendampingi Tim Indonesia sepanjang kompetisi. “Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan rangkaian apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa para atlet, sehingga mereka dapat tampil dengan percaya diri saat membawa Merah Putih di panggung kompetisi. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan Tim Indonesia dan mendukung para atlet dalam memberikan kemampuan terbaiknya,” ujar Tjia Kong Hou, CEO Mills.

Lebih dari sekadar apa yang dikenakan saat bertanding, seragam ini turut membawa semangat yang ingin dihadirkan ke dalam arena. Todotua Pasaribu selaku Chief de Mission Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menegaskan, “Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama. Atlet sudah memberikan begitu banyak waktu dan tenaga untuk berlatih. Tugas kami adalah memberikan dukungan terbaik di luar arena, agar mereka bisa fokus bertanding. Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026.”

Semangat tersebut turut disambut Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, yang melihat kolaborasi ini sebagai medium untuk membawa kekayaan budaya Nusantara ke panggung olahraga internasional. Baginya, seragam Tim Indonesia juga menjadi representasi identitas dan kebanggaan bangsa.

“Apparel Tim Indonesia bukan sekadar pakaian yang dikenakan para atlet, tetapi juga representasi identitas dan kebanggaan bangsa. Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills menghadirkan kekayaan wastra Nusantara dalam bentuk yang modern dan relevan dengan kebutuhan atlet. Ini menjadi simbol bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan mampu kita bawa bersama ke panggung dunia,” ujar Okto.

Okto juga berharap elemen budaya dalam apparel ini dapat menjadi sumber kebanggaan dan semangat bagi para atlet saat membawa nama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia. Kami berharap seragam ini dapat menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjuangan atlet, ada harapan dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Okto.

Ajang 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Berangkat dari ragam budaya menuju satu identitas, Tim Indonesia siap membawa harapan dan kebanggaan bangsa dalam setiap langkah.

Interni Cipta SelarasCoulisse | INK