THE NEW HERMÈS KELLY WATCH
Published by Sugar & Cream, Friday 17 June 2022
Images Courtesy of Hermès
A Style Statement
Kemewahan babak baru dari jam tangan Kelly, salah satu koleksi legendaris Hermès. Berawal atas inspirasi rancangan tas Robert Dumas yang khas dengan bentuknya dan aksesoris gemboknya, jam tangan ini pun menunjukan keindahannya melalui visualisasi yang menarik.


Tersedia dalam material seperti steel dan rose gold, Kelly Watch terbaru dapat dikenakan dalam berbagai cara, mengundang penyesuaian oleh pemakainya. Misalnya saja saat dipasang pada gelang logamnya, gembok terlihat seperti menggantung bebas namun tetap dalam ranah yang nyaman. Bisa juga dilepas dan dikenakan pada tali kulit boxcalf atau tali kulit alligator sebagai kalung sautoir yang elegan.

Presented by Som Santoso

Kelly Watch terbaru ini menegaskan kembali kebebasan gaya dari desainnya yang rapi juga mewah dalam pengaturan berlian yang menakjubkan. Seperti keajaiban yang melingkari pergelangan tangan. (AP)

POTOCCO REVEALS A NEW DESIGN CHAPTER AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2026
Potocco unveils its indoor and outdoor collections at Salone del Mobile.Milano 2026, marking a fresh design chapter for the brand.
read moreBELL & ROSS TAKES FLIGHT WITH THE BR-03 HELIPAD
Inspired by helicopter flight, the new Bell & Ross BR-03 Helipad reimagines timekeeping through an immersive aviation-inspired display, produced in a...
read moreJERSEY BOYS THE MUSICAL, NOSTALGIA MUSIK LEGENDARIS ERA 1960-AN
Saksikan pertunjukan musikal Jersey Boys kolaborasi antara Nawanika Production dan Jakarta Art House yang akan segera menyapa penonton di Taman Ismail...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

