Remixed Properties : An Installation by Lorenzo Vitturi
Published by Sugar & Cream, Thursday 06 September 2018
Text by Dira Rohmatun, images courtesy of Established & Sons
London Design Festival 2018, 18 – 22 September 2018
Pada ajang pesta bergengsi London Design Festival 2018 (LDF 2018 ) pada Bulan September ini, desainer Lorenzo Vitturi dipercaya oleh direktur desain Established & Sons, Sebastian Wrong, untuk mengambil alih ruang pameran brand-nya di LDF 2018.

Lorenzo Vitturi
Lorenzo Vitturi akan menghadirkan instalasi pameran yang futuristik bertajuk Remixed Properties.
Dengan tema ini Vitturi menampilkan potongan-potongan desain dari koleksi Established & Sons yang ditata ulang kembali, sehingga menghasilkan karya seni yang tetap mempertahankan kekhasannya. Setiap bagian dari furnitur akan dibongkar dan disusun ulang, serta akan dikombinasikan dengan material lain yang ditemukannya untuk menghasilkan ruang pameran yang dinamis, yang berlokasi di Tilney Court dekat Old Street, London.
“Biasanya, di Established & Sons Anda melihat produk tunggal yang masing-masing memiliki kisah dan estetika tersendiri. Jadi, saya mengambil fragmen dari sejarah label dan mencampurkannya untuk menciptakan cerita yang berbeda dan menawarkan perspektif baru pada desain.” ungkap sang seniman.

Vitturi yang dikenal dengan penggunaan material dan media yang eklektik, serta berani memilih warna dan memadukan kehidupan nyata, siap mengubah ruangan menjadi lansekap patung dan gambar yang bernuansa hidup.
Lorenzo Vitturi mengatakan “Saya suka menggabungkan hal-hal yang tidak memiliki koneksi yang jelas untuk membuat tema atau patung yang terbuat dari ratusan cerita yang berasal dari tempat yang berbeda.”

Lorenzo Vitturi
Remixed Properties akan dibuka untuk umum pada 18 sampai 22 September 2018, mulai dari pukul 10 pagi hingga pukul enam sore.
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
