Iván Navarro: The Moon in the Water
Published by Sugar & Cream, Tuesday 27 February 2018
Text by Astrid L, Images courtesy of
Seoul, Gallery Hyundai : 20 April – 27 May, 2018
Bulan April ini, Ivan Navarro, seniman kelahiran Chile akan mentransformasi Gallery Hyundai menjadi pengalaman sinestetik tak terlupakan melalui eksibisi ‘The Moon in the Water’. Pameran tunggal yang kedua kalinya di galeri ini akan menampilkan tiga elemen sensori utama: suara, visual, dan gerakan.

Eksibisi ini mengambil tempat di tiga lantai Gallery Hyundai. Di level basement, dipajang serial Drums (2009-2018) termasuk “Bomb, Bomb, Bom” (2014) dan “Revolution IV” (2017) yang merepresentasikan suara. “Die Again (Monument for Tony Smith)” (2016) juga akan tampil, karya yang membawa tema nasionalisme, alienasi dan kondisi limbo. Beberapa karya baru yang juga diikutkan dalam eksibisi ini adalah “Emergency Ladder” (2017), tangga dalam warna neon merah, serta serial Vanity (2018) yang terdiri dari tiga cermin – bujur sangkar, segi tiga dan lingkaran- yang masing-masing menampilkan puisi dengan teks transparan.

Pengalaman Navarro tumbuh dewasa di bawah kekuasaan diktator General Augusto Pinochet di Chile membentuk gaya artistiknya. Karya-karyanya yang lebih awal merefleksikan trauma psikologis kolektif dari tanah airnya, menggabungkan simbol domestik sehari-hari dengan bahasa visual yang kuat. Navarro juga mengaplikasikan tema yang sejenis dalam konteks global dengan menggunakan isu migrasi, propaganda dan capital punishment. Karyanya menjadi permainan visual dan psikologis yang selalu menantang para pengamatnya.

Navarro menciptakan karya suara yang seringkali menjadi pelengkap karya fisiknya. Dia juga memiliki label musik Hueso Records yang memproduksi vinyl edisi terbatas. Saat ini, Navarro menetap di Brooklyn, New York, dan sudah melakukan eksibisi di berbagai institusi dan galeri di seluruh dunia. (AL)

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
