Indonesian Diversity in NYFW: First Stage Spring/Summer 2018
Published by Sugar & Cream, Thursday 24 August 2017
Images Courtery of Tim Muara Bagdja
Enam desainer kebanggaan Indonesia telah terpilih oleh IMG (International Management Group) untuk ikut memeriahkan panggung bergengsi New York Fashion Week: First Stage Spring/Summer 2018 pada tanggal 7 – 13 September 2017 nanti. Mereka adalah Dian Pelangi, Barli Asmara, Catherine Njoo, Melia Wijaya, Vivi Zubedi serta label luxury bag Doris Dorothea.
![]()
Melalui tajuk ‘Indonesian Diversity’, masing-masing desainer akan membawa 12 koleksi busana dengan ciri khas tersendiri. Barli Asmara menghadirkan ready-to-wear deluxe yang terinspirasi dari jaman Victorian. Catherine Njoo dengan Batik dari Bali juga berkolaborasi dengan desainer aksesori G.Liem untuk mempercantik busananya.

Catherine Njoo
Dian Pelangi yang terinspirasi dari buku Humans of New York, menggabungkan unsur Indonesia dari Kain Tenun dengan potongan busana muslim modern yang mencerminkan kota New York. Mengusung tema Mekkah Madinah Jannah, Vivi Zubedi menampilkan busana abaya yang memang sudah menjadi ciri khasnya dengan kain khas Nusantara seperti Sasirangan, tenun Lombok dan Bali hingga Jepara.

Dian Pelangi
Selanjutnya Melia Wijaya desainer asal Surabaya menampilkan koleksi ready-to-wear yang kaya akan detail semua terinspirasi dari dongeng Sawunggaling. Dan Doris Dorothea dipercaya untuk memberikan sentuhan cantik melalui rancangan tasnya untuk seluruh koleksi yang tampil di New York Fashion Week: First Stage Spring/Summer 2018.

Melia Wijaya
Keberangkatan para desainer ini didukung penuh oleh label kosmetik Wardah Beauty sebagai sponsor utama serta Indonesian Fashion Gallery. Selamat kepada seluruh desainer, good luck! (AP)

Doris Dorothea

Vivi Zubedi
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
