Bugaboo x Bas Kosters
Published by Sugar & Cream, Tuesday 30 July 2019
Text by Dinda Bestari, images courtesy of Bugaboo
Stroller Limited Edition Bugaboo by Bas
Apa produk yang paling dicari bagi para orang tua untuk balitanya? Pastinya stroller aman, nyaman, dan menambah value lebih kalau memiliki desain menarik. Di musim semi tahun ini, brand stroller asal Belanda, Bugaboo, kolaborasi dengan seniman kenamaan Belanda, Bas Kosters, untuk menghadirkan sesuatu extraordinary dan tak terduga bagi para orang tua generasi saat ini. Koleksi Bugaboo by Bas yang terbaru ini merupakan perayaan 20 tahun Bugaboo dan sebagai penghormatan terhadap persahabatan yang telah lama dijalin antara brand ini dan sang seniman.

Bas Kosters

Dan tahun ini juga bersamaan penandaan ‘usia’ 20 tahun sejak brand stroller inovatif Bugaboo memulai perjalanannya dan meluncurkan stroller all-in-one pertama di dunia serta Bugaboo sekali lagi mengundang sang artis untuk bersama-sama merayakan warisan budaya mereka dengan print limited edition yang istimewa.

PI bgb fox chassis ZW bassinet BAS sun canopy BAS grips ZW wheel caps ZW

Presented by Coulisse
Terinspirasi dari tema ‘connected, koleksi limited edition terbaru ini menampilkan corak penuh warna ceria, dirancang dengan gaya khas Bas Kosters. Desain ini mudah dikenali karena mengekspresikan betapa pentingnya hubungan dengan lingkungan di sekeliling kita, dengan teman dan keluarga, dan betapa spesialnya hubungan antara Bas dan Bugaboo. Print limited edition ini tersedia untuk Stroller Bugaboo Fox dan bisa dipilih antara chassis warna aluminium atau hitam.

PI bgb fox chassis ZW bassinet BAS sun canopy BAS grips ZW wheel caps ZW
“Menurutku konektivitas adalah hal yang sangat penting dan itulah sesuatu yang benar-benar aku ingin capai dalam karyaku” Bas Kosters, seniman.

PI bgb fox chassis ZW seat BAS sun canopy BAS grips ZW wheel caps ZW profile
Bugaboo pertama kali menggabungkan ‘kekuatan’ dengan Bas Kosters pada 2005, memberikan seniman muda tersebut wadah untuk kebebasan kreatif menggunakan stroller sebagai kanvas kosong dan merancang sesuatu yang baru dan exciting – ini bentuk kerjasama yang baru pertama kali dilakukan oleh Bugaboo, dan pertama kalinya dalam industri stroller. Pendekatan segar dan kreatif menjadi fondasi untuk berbagai partnership lain yang luar biasa. Sejak perjalanan awal menuju dunia baru itu, Bugaboo telah berhasil bekerja sama dengan sejumlah mitra kreatif yang mengagumkan dari dunia seni dan fashion, termasuk Missoni, Viktor & Rolf dan The Andy Warhol Foundation for the Visual Arts.

PI bgb fox chassis ZW seat BAS sun canopy BAS grips ZW wheel caps ZW profile
“Semua ini adalah tentang penemuan dan kreativitas – dan mengarah ke yang tidak terduga. Kami dipandu oleh ide bahwa punya anak itu bukan berarti kita harus melepaskan gaya kita” Madeleen Klaasen, CMO at Bugaboo.

PI bgb fox sun canopy Bas – detail shot
THE ESSENCE OF AFTERNOON TEA RITUAL WITH AUGUSTINUS BADER AT THE ST. REGIS JAKARTA
The Drawing Room, The St. Regis Jakarta invites guests to experience a sensorial Afternoon Tea ritual in collaboration with Augustinus Bader where...
read moreHEAD – GENÈVE PRESENTS “NO ONE SEES THEM LIKE WE DO. NOTES ON ANIMAL INTERIORS” AT ALCOVA MILANO
At Alcova Milano, “No One Sees Them Like We Do. Notes on Animal Interiors” by HEAD – Genève reframes domestic space as a shared territory shaped by...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

