Barovier & Toso 2016 Collections
Published by Sugar & Cream, Thursday 23 June 2016
The Five New Collections
Rangkaian lampu LED dalam komposisi bentuk yang indah dan elegan diperkenalkan Barovier & Toso sebagai koleksi terbarunya di tahun 2016. Kelima produk ini memiliki karakter kuat yang juga bersifat fleksibel, membuatnya pantas digunakan sebagai solusi pencahayaan hunian maupun residensial. (IK)
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai koleksi terbaru ini dapat menghubungi Prodotti, Jakarta.
Baca juga serunya seni instalasi oleh desainer ternama Paola Navone di artikel: “Barovier & Toso With Paola Navone: Colors”

Robin
Lekukan gelas di dalam ‘sangkar’ berbahan metal ini menyumbangkan estetika menawan dalam total kekuatan pencahayaan 20W. ‘Sangkar’ metal ini tersedia dalam glossy chrome dan satin-finished bronze, sementara warna gelas berupa kristal, abu-abu, biru, dan emas.
Alumina
Lampu dinding ini tidak memiliki ukuran kecil seperti pada umumnya, melainkan memiliki sisi masing-masing sepanjang 85cm. Alumina terdiri dari 5 elemen berbentuk persegi empat yang dilandasi lempengan satin-finish bronze, mengingatkan pada pipa-pipa industrial.
Chechi
Dengan bentuk bola yang dilingkari cincin layaknya lambang Olimpiade ataupun astronomi dan sinaran lampu halogen, Chechi membentuk sebuah harmonisasi pencahayaan. Terdiri dari 12 bola lampu dengan 2 bentuk berbeda, juga memiliki versi dengan 8 bola lampu.

Hanami
Blown glass yang bentuknya menyerupai gelembung udara di bawah laut membuat Hanami tampak terurai dengan indahnya dari langit-langit. Terdiri dari pilihan warna aquamarine, abu-abu, liquid citron, dan kristal.
Escher
Optical illusions dapat diterapkan dalam penggunaan ceiling lamp Escher. Terdiri dari 8 model, di mana tatanan keempat model liniernya dapat diatur sesuai kemauan (personalized) untuk memberi cahaya semi-transparan pada dinding. Sementara keempat model lainnya memiliki struktur melingkar dengan diameter dan panjang yang berbeda.
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
