AYU DYAH ANDARI RAYAKAN 15 TAHUN BERKARYA LEWAT “PUSPA”
Published by Sugar & Cream, Tuesday 19 May 2026
Images courtesy of Muara Bagdja
Retrospeksi Elegansi Modest Fashion dengan Sentuhan Budaya Indonesia
Selama 15 tahun, Ayu Dyah Andari konsisten membangun identitasnya sebagai salah satu nama penting dalam jajaran modest fashion Indonesia. Dikenal melalui rancangan yang elegan, feminin, dan kaya detail, perjalanan kreatifnya menunjukkan bagaimana desain yang klasik dan timeless tetap dapat terasa relevan melalui eksplorasi baru di setiap koleksi.

Merayakan perjalanannya di industri mode, Ayu menghadirkan perhelatan PUSPA, sebuah Art Installation & Private Collection yang berlangsung pada 7–8 Mei 2026 di Le Nusa, Jakarta. Koleksi ini menjadi refleksi perjalanan kreatifnya melalui interpretasi tiga bunga khas Indonesia: Rafflesia, Melati, dan Anggrek.

Setiap bunga mewakili karakter desain yang berbeda—Rafflesia dengan garis tegas dan berwibawa, Melati yang lembut dan flowy, hingga Anggrek yang anggun dengan nuansa aristokratik. Detail bordir, payet, serta motif mawar khas Ayu Dyah A. hadir berdampingan dengan elemen budaya Indonesia dalam siluet kebaya, kain panjang dan beskap.
![]()
Presented by Interni Cipta Selaras
Dalam perheltan ini, ditampilkan koleksi adibusana terbaru dengan eksplorasi detail bordir halus (memperlihatkan bunga favorit Ayu) yang dipadukan bersama kristal dan Batu Kecubung Indonesia (amethyst). Pola-polanya tersebut terinspirasi dari ukiran Jepara yang kaya detail dan kompleksitas visual.

Terlihat juga koleksi prêt-à-porter yang menghadirkan pendekatan berbeda melalui eksplorasi material denim yang diolah menjadi busana dengan permainan siluet dan garis geometris yang modern. Perhelatan PUSPA juga sekaligus menandai peluncuran seri tas terbaru hasil kolaborasi dengan Cynthia Ganesha (istri dari Wakil Menteri Kebudayaan Indonesia). Terbuat kulit sapi hasil pengrajin lokal daerah Garut, tas tangan ini hadir dalam lima warna yang merepresentasikan karakter bunga favorit Ayu.

Penggunaan material dan pengerjaan lokal tersebut menegaskan komitmen Ayu Dyah Andari terhadap craftsmanship Indonesia sekaligus pemberdayaan perempuan dalam proses produksinya.

Sebanyak 13 koleksi adibusana, 14 ready-to-wear dan lini tas terbaru yang ditampilkan menjadi penanda perjalanan kreatif Ayu Dyah Andari yang terus berkembang dengan identitas desain yang kuat dan konsisten.

PUSPA bukan sekadar selebrasi 15 tahun perjalanan kreatif Ayu sebagai desainer, tapi juga menjadi penanda penghormatan bagi perempuan Indonesia—mereka yang tangguh, aspiratif, namun tetap lembut dalam karakter dan gaya.
CECCOTTI COLLEZIONI PRESENTS COSMOGRAMMA COLLECTION
Ceccotti Collezioni’s Cosmogramma Collection: new product icons designed by Jean-Marie Massaud, david/nicolas, DRAW Studio, Roberto Lazzeroni, Giuseppe...
read moreABI AT MILAN DESIGN WEEK 2026 UNVEILS NEW COLLECTIBLE DESIGN AT SALONE RARITAS
At Salone Raritas during Milan Design Week 2026, ABI explores Egyptian stone through collectible design and new collaborations with Sofia Albrigo and...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read moreMDF ITALIA UNVEILS NEW EXPRESSIONS OF CONTEMPORARY LIVING AT SALONE DEL MOBILE.MILANO 2026
mdf italia introduces a softer expression of contemporary living at Salone del Mobile.Milano 2026—where warmth, materiality, and quiet elegance take...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

