REBORN29 AT MOSCOW FASHION WEEK 2025
Published by Sugar & Cream, Friday 18 April 2025
Images courtesy of Reborn29
Introducing Javanese Traditional Fabrics
Menjadi platform untuk para desainer asal negara – negara berkembang, Moscow Fashion Week secara efektif sekaligus menjadi ajang pertukaran budaya. Dan komitmen di dalam ajang ini adanya keterbukaan dan keberagaman memastikan bahwa semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan potensi mereka.

Salah satunya, desainer asal Indonesia, Syukriah Rusydi dengan label Reborn29 yang menggebrak dunia fashion dalam panggung Moscow Fashion Week. Ia berujar, “Melalui kesempatan ini, para desainer dapat berpartisipasi dalam menciptakan peluang bagi industri mode Indonesia hingga mendapatkan pengakuan di Rusia dan Eropa Timur, memfasilitasi kolaborasi dengan buyer, distributors dan local retailers. Selain itu, dengan meningkatnya kesadaran akan sustainable fashion, saya yakin koleksi Reborn29 bisa bersaing dan diterima dengan baik di pasar Rusia”.

Koleksi Reborn29 kali ini menggambarkan paralel antara wanita dan bunga dandelion yang memesona, menampilkan kemampuan untuk mengubah citranya secara drastis. Hal ini menjadikan penonton terpesona pada kesederhanaan dan kemewahan kain Indonesia, termasuk kain suku Baduy dari Jawa. Dikombinasikan dengan makeup para model yang bernuansa biru muda, Syukriah berhasil meninggalkan kesan mendalam, menambahkan volume dan harmoni dengan koleksi serba hitam – putih yang tenang.

Presented by Molteni&C
Selain itu, label fashion asal Rusia Nelly Kruk dikenal dengan busananya yang geometris dan berlapis-lapis, menampilkan gaun anggun, jaket yang loose, dan rok yang berkibar. Ia memadukan siluet terstruktur, korset, gorden dekoratif, ikat pinggang, dan peplum dengan nuansa putih salju dan lembut, yang beralih ke warna gelap.

Sedangkan Moscow Zuhat, terinspirasi dari modest fashion, menggunakan warna-warna pastel dan keanggunan tradisional dengan sentuhan feminin. Jenama ini menggunakan kain yang ringan dan transparan dalam tampilan yang berani, memamerkan teknik pelapisan dan konsep dekonstruksi untuk mempertahankan identitasnya yang khas.

Last but not least, BOUZMA ethnique meluncurkan koleksi terbarunya dengan menampilkan interpretasi kontemporer dari pola etnik, termasuk burka sebagai jubah dan mantel anggun dalam skema warna hijau tua yang apik. Koleksi ini menampilkan gaun mewah dengan ikat pinggang koin, sulaman tangan yang rumit, dan ornamen tradisional Kaukasia.

Musim baru Moscow Fashion Week kali ini mengumpulkan 180 desainer dari 27 wilayah Rusia, serta berbagai jenama dari negara lain, termasuk mitra BRICS – Indonesia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Turki, dan lainnya.

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
