Hermès Voyage en Ikat Tableware
Published by Sugar & Cream, Saturday 12 December 2015
Voyage en Ikat Tableware
Motif Ikat yang termasuk dari salah satu produk kebudayaan Indonesia, juga kebudayaan dunia, menginspirasi Hermès untuk mengeluarkan tableware bertajuk Voyage en Ikat. Kisah perjalanan motif Ikat yang berkembang dari Timur ke Barat melalui Asia, Afrika, menuju Eropa selama berabad-abad menjadikannya sebuah petualangan penuh makna dalam guratan warna dan abstraksi. Hal itulah yang memicu torehan keindahan dalam produk tableware terbaru Hermès. Motif-motif yang biasa ditemukan pada kain tenun tersebut diaplikasikan dalam koleksi porselen seperti piring, mangkuk, cangkir, dan teapot. Ketiga warna; emerald, sapphire, dan ruby disempurnakan oleh lapisan emas yang membungkus garis pada tepiannya. Koleksi eksotis ini tersedia di butik Hermès Jakarta.



SECOLO AND TABLEAU EXPLORE SENSORY LIVING AT MILAN DESIGN WEEK 2026
During Milan Design Week 2026, Secolo and TABLEAU present Soft Matters and The Viewing Room, a dual showcase defined by immersive installations,...
read moreWELLGROUND: THE NEW ROOFTOP SPORTS & WELLNESS CENTER IS OFFICIALLY OPEN AT SUMMARECON MALL BEKASI 2
Summarecon Mall Bekasi (SMB) 2 menghadirkan fasilitas Rooftop Sports & Wellness Center bernama Wellground, yang terintegrasi sehingga memungkinkan...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

