presented by

HARTONO GAN STEPS INTO READY-TO-WEAR AT LAKON STORE KELAPA GADING

SHARE THIS
92

Published by Sugar & Cream, Wednesday 06 May 2026

Images courtesy of JF3 Fashion Festival, Hartono Gan, and LAKON

Retail Shift Begins

Dikenal melalui pendekatan tailoring yang presisi dan karakter androgynous yang kuat, Hartono Gan terus membangun bahasa desain yang melampaui batas maskulin dan feminin. Kini, pendekatan tersebut memasuki babak baru—diterjemahkan ke dalam format ready-to-wear yang lebih terstruktur dan scalable.

Hartono Gan dan Ibu Thresia Mareta

Koleksi ini diperkenalkan pada 25 April 2026 di LAKON Store Kelapa Gading dengan memperkenalkan 16 looks dalam format capsule wardrobe—menghadirkan esensi desain khas Hartono Gan. Selain itu, ini merupakan wujud nyata dari dukungan program Future Fashion Award (FFA) yang diinisiasi oleh JF3 Fashion Festival 2026—sebuah langkah strategis dalam mendorong perkembangan talenta desainer Indonesia secara lebih berkelanjutan.

Lebih dari sekadar ekspansi, peluncuran ini mencerminkan kesiapan jenama untuk memasuki ekosistem retail yang lebih luas. Karakter tailoring yang tajam dan siluet bersih tetap menjadi inti, kini diterjemahkan ke dalam potongan yang lebih fleksibel dan accessible. Blazer, jaket kasual rapi, celana tailored, hingga kemeja dirancang untuk mudah dipadupadankan, mengikuti ritme gaya hidup modern yang dinamis.

Presented by Interni Cipta Selaras

Karakter tailoring yang tajam dan siluet bersih tetap menjadi inti, kini diterjemahkan ke dalam potongan yang lebih fleksibel dan accessible. Blazer, jaket kasual rapi, celana tailored, hingga kemeja dirancang untuk mudah dipadupadankan, mengikuti ritme gaya hidup modern yang dinamis.

“Saya ingin lebih banyak orang dapat menikmati kualitas yang selama ini menjadi ciri khas Hartono Gan Homme. Ready-to-wear ini bukan kompromi, melainkan pengembangan bahasa desain saya ke konteks yang lebih luas, tanpa kehilangan esensinya,” ujar Hartono Gan.

Melalui inisiatif seperti Future Fashion Award yang kini berkembang menjadi Future Fashion Designer (FFD), JF3 bersama LAKON Indonesia membangun fondasi yang memungkinkan desainer berkembang tidak hanya secara kreatif, tetapi juga secara bisnis—mulai dari produksi hingga distribusi.

“Ketika kreativitas dipertemukan dengan kesiapan bisnis yang terstruktur, hasilnya dapat melampaui sebuah koleksi. Yang terbentuk adalah fondasi brand yang lebih kuat, lebih relevan, dan lebih siap untuk tumbuh,” ujar Thresia Mareta.

Lebih dari sekadar peluncuran koleksi, ini menjadi penanda arah baru—di mana kreativitas dan sistem berjalan beriringan, membuka peluang bagi fashion Indonesia untuk tumbuh lebih kuat, relevan, dan kompetitif.

Magran LivingInterni Cipta SelarasCoulisse | INK