Dior – Prêt- à-Porter Autumn-Winter 18/19 Collection
Published by Sugar & Cream, Friday 02 March 2018
Text by S&C, Images courtesy of Dior
The Collection for the Women Today
Apakah wanita mengalami krisis kepercayaan diri? Apakah peran wanita masih minimal dalam berbagai hal? Apa hubungannya dengan fashion, Dior dan Maria Grazia Chiuri?
“Tahun enam puluhan adalah tentang kepribadian. Ini adalah pertama kalinya mannequins menjadi kepribadian. Ini adalah saat dengan tujuan besar, masa yang inventif …. dan gadis-gadis ini menemukan diri mereka sendiri. ”
Diana Vreeland.

Melalui koleksi terbaru yang baru saja digelar di Paris pada tanggal 27 February 2018 lalu dan sekaligus disiarkan secara langsung melalui ‘live stream’, Maria Grazia Chiuri, Artistic Director Dior menghidupkan kembali sebuah kekuatan era (kutipan dari Diana Vreeland) tersebut dimana peraturan mode tertanamkan.

Penafsiran ulang Maria Grazia Chiuri pada era tersebut meyakinkan para wanita untuk memiliki spirit kepercayaan diri yang tinggi, kebebasan dan pencitraan individu, menyuarakan gagasan feminitas dan persamaan. Gagasan tentang feminitas bukan sesuatu yang baru. Marc Bohan, bekas Artistic Director Dior pernah menciptakan koleksi ‘Miss Dior’ sebagai penafsiran ulang perihal feminitas.

Penafsiran ulang ditangan Maria Grazia Chiuri telah melahirkan kreativitas demi kreativitas baru, interprestasi baru dan pembaruan teknik-teknik potongan busana yang diharapkan mampu menjadikan wanita sebagai wanita sesungguhnya : menemukan jati dirinya dimanapun berada.

Koleksi busana memperlihatkan kembali hadirnya celan denim, baju organza, koleksi tas yang terinspirasi dari House’s archives dan sebagainya.

Yang menarik juga untuk diungkapkan adalah seluruh ruang terbungkus dengan 3000 poster dari majalah era tahun 1968. Terdapat juga kutipan yang tidak asing dari Hillary Clinton yaitu “ Women’s rights are human rights”.

Information about the set:
Number of people involved in installation: 150
Installation duration: 3 weeks
– Structure size: 1400m2
– facade: 20m long x 10m high
– backstage tent size: 1200m2
Quantity of materials:
Posters : 3000 being 12,000m2 printed posters
1000m2 of mirrored ceiling


PORRO REIMAGINES THE HOME AS A LIVING LANDSCAPE AT SALONE DEL MOBILE 2026
Porro unveils its refined home concept at Salone del Mobile.Milano 2026 through new furniture collections, material innovations, and architectural systems.
read moreMASA SINGAPORE BRINGS INDONESIAN CREATIVITY TO THE INTERNATIONAL STAGE
MASA Singapore 2026 brings more than 80 Indonesian brands and creators to Takashimaya, showcasing Indonesia's contemporary creative landscape.
read moreJERSEY BOYS THE MUSICAL, NOSTALGIA MUSIK LEGENDARIS ERA 1960-AN
Saksikan pertunjukan musikal Jersey Boys kolaborasi antara Nawanika Production dan Jakarta Art House yang akan segera menyapa penonton di Taman Ismail...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

