Dia.Lo.Gue – Ines Katamso, Natisa Jones and Ykha Amelz
Published by Sugar & Cream, Monday 06 November 2017
Text by JW, Images courtesy of Dia.Lo.Gue
Exhibition ‘Self Explanatory’ – 16 November 2017-16 December 2017
Tiga seniman wanita dan pergulatan jati diri serta status mereka dalam universal ini dituangkan dalam sebuah pameran yang menarik untuk disimak.
Dikurasi oleh Shila Ghaisani, Dia.Lo.Gue akan melansir pameran dari tiga senima wanita Indonesia yaitu Ines Katamso, Natisa Jones dan Ykha Amelz bertajuk ‘Self Explanatory’ pada tanggal 16 November 2017.
Pameran berlangsung hingga 1 bulan di Dia.Lo.Gue Kemang Selatan 99 a, Jakarta dan akan dibuka oleh pencinta budaya Atilah Soeryadjaya.
Seperti yang diungkapkan oleh kurator pameran, Shila Ghaisani, dalam kurasinya bahwa pada akhirnya pameran ini mengarah bahwa jati diri bukanlah hal yang harus ditemukan atau dicari melainkan sesuatu yang harus diciptakan. Dan pameran ini merupakan pergelaran jati diri dalam bentuk pencapaian terkini dari tiga seniman tersebut.
BD BARCELONA AT MILAN DESIGN WEEK 2026 — RASTERS AND SILHOUETTES
At Milan Design Week 2026, BD Barcelona presents two complementary installations—RASTERS and Silhouettes—exploring design across architecture and...
read moreBIZZOTTO EMBRACES "MODULARITY IN MOTION" FOR EVOLVING LIFESTYLES
With Modularity in Motion, Bizzotto redefines everyday living through thoughtful, design-led furnishings.
read moreJERSEY BOYS THE MUSICAL, NOSTALGIA MUSIK LEGENDARIS ERA 1960-AN
Saksikan pertunjukan musikal Jersey Boys kolaborasi antara Nawanika Production dan Jakarta Art House yang akan segera menyapa penonton di Taman Ismail...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

