DENNY WIRAWAN BANGKITKAN BATIK KUDUS LEWAT KOLEKSI SANDYAKALA SMARA
Published by Sugar & Cream, Wednesday 20 September 2023
Images courtesy of Bakti Budaya Djarum Foundation
Kembalinya Batik Kudus Ke Kota Kretek
Desainer kebanggaan Indonesia Denny Wirawan mengangkat kembali keelokan batik Kudus dalam koleksi terbarunya bertajuk Sandyakala Smara. Pagelaran busana digelar pada 6 September 2023 dengan latar belakang Rumah Adat Kudus Yasa Amrta di bawah langit senja yang indah. Acara ini juga menandai sewindu perjalanan kolaborasi Denny Wirawan bersama Bakti Budaya Djarum Foundation.

Simak official video dari Sandyakala Smara di sini:
Koleksi Sandyakala Smara (Koleksi Batik Kudus 2023-2024) menampilkan sebanyak 70 looks kebaya dengan material utama kain batik Kudus. Dengan mengambil ciri khas gaya ‘Kebaya Encim’ era 1930-an hingga 1950-an, Denny Wirawan menunjukkan kekayaan wastra nusantara yang begitu indah. Selain berkolaborasi dengan para pembatik binaan Bakti Budaya Djarum Foundation dan para pembatik pesisir di Pekalongan, Denny Wirawan juga bekerja sama dengan kolektor batik Agam Riyadi untuk memperkaya koleksi batik Sandyakala Smara.


Presented by Interni Cipta Selaras

Koleksi Sandyakala Smara (Koleksi Batik Kudus 2023-2024) terbagi menjadi tiga sequence, yakni Mahajana, Asmaradana, dan Layar Sutera. Bagian pertama, Mahajana, menampilkan batik Kudus dari sisi yang lebih tradisional. Kain batik Kudus dalam palet warna pastel dipadankan dengan kebaya dan baju kurung berwarna putih atau nude. Seperti kebaya putih berpotongan peplum yang dipadankan dengan kain batik Kudus hijau kalem dilengkapi aksesori veil panjang.



Pada bagian Asmaradana, Denny Wirawan mengusung konsep era kebangkitan industri di Tiongkok tahun 1920-an dengan nuansa yang lebih modern. Seperti atasan cheongsam merah terang yang diolah menjadi midi dress dengan detail off shoulder yang cantik. Di sequence terakhir, Layar Sutera, Denny Wirawan mengambil inspirasi masa lalu kerajaan Tiongkok yang lebih dramatis. Bagian ini menampilkan deretan gaun malam mewah termasuk long dress, mantel panjang, dan cape yang kaya akan bordir, payet, serta detail tiga dimensi. Terlihat beberapa gaun malam ditampilkan dengan motif ikonis yang memesona dengan simetris yang sempurna.(FE)



Simak finale Sandyakala Smara di sini :
SECOLO AND TABLEAU EXPLORE SENSORY LIVING AT MILAN DESIGN WEEK 2026
During Milan Design Week 2026, Secolo and TABLEAU present Soft Matters and The Viewing Room, a dual showcase defined by immersive installations,...
read moreWELLGROUND: THE NEW ROOFTOP SPORTS & WELLNESS CENTER IS OFFICIALLY OPEN AT SUMMARECON MALL BEKASI 2
Summarecon Mall Bekasi (SMB) 2 menghadirkan fasilitas Rooftop Sports & Wellness Center bernama Wellground, yang terintegrasi sehingga memungkinkan...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

