CHAPTER JOGJA 2026 KEMBALI KE JNM, MERANGKUL EKOSISTEM SENI RUPA YOGYAKARTA
Published by Sugar & Cream, Monday 22 June 2026
Images Courtesy of Chapter Jogja
19–23 Juni 2026, SD Tumbuh & Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta
Yogyakarta kembali menjadi panggung bagi seni kontemporer melalui Chapter Jogja 2026. Lebih dari sekadar art fair, Chapter Jogja menjadi ruang pertemuan bagi karya, komunitas, dan jejaring kreatif yang selama ini memberi warna pada lanskap seni kota tersebut.

Memasuki penyelenggaraan keduanya sejak pertama kali hadir pada 2025, Chapter Jogja melanjutkan semangat yang diwariskan oleh Jogja Art Fair (JAF)—yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan seni Yogyakarta. Hadir sebagai Unique Art Fair, Chapter Jogja tak hanya mempertemukan karya dengan pasar, tetapi juga membuka ruang bagi praktik artistik, komunitas, pendidikan, hingga budaya berbagi pengetahuan yang selama ini tumbuh di kota tersebut.

Berlangsung pada 19–23 Juni 2026 di kawasan SD Tumbuh dan Jogja National Museum (JNM), Chapter Jogja digelar berdekatan dengan momentum ARTJOG. Kedekatan ini sekaligus menghadirkan cara berbeda untuk menikmati dinamika seni Yogyakarta dari jarak yang lebih dekat—melalui kolaborasi, eksperimen, dan hubungan antarpelaku kreatif yang terus berkembang.
![]()
Presented by Interni Cipta Selaras
Edisi tahun ini menghadirkan sejumlah galeri dan ruang seni dari berbagai kota dan negara, mulai dari Nadi Gallery (Jakarta), ArtSociates (Bandung), Artemis Art Gallery (Kuala Lumpur), hingga Telitu Art Space (Magelang). Kehadiran mereka berpadu dengan komunitas seperti Ruang MES 56 dan Krack! Printmaking Collective,memperlihatkan bagaimana praktik kolektif dan pertukaran gagasan tetap menjadi bagian penting dalam perkembangan seni di Yogyakarta.

Yang membuat Chapter Jogja terasa berbeda adalah kemampuannya mempertemukan banyak pihak dalam satu lanskap yang setara—seniman, galeri, akademisi, kolektor, pelaku industri kreatif, hingga publik. Alih-alih sekadar melihat karya di dinding, pengunjung diajak memahami bagaimana seni hidup—melalui komunitas, pertemuan, dan hubungan yang terus berkembang di baliknya.

Lebih dari sebuah art fair, Chapter Jogja menjadi ruang bagi percakapan, pertukaran gagasan, dan relasi yang terus tumbuh bersama denyut kreatif kotanya.

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreLOUIS VUITTON X SINGER TAKES TO THE ROAD: WHEN THE ART OF TRAVEL BECOMES A PORSCHE 911
Louis Vuitton and Singer Vehicle Design turn two Porsche 911s into moving expressions of craftsmanship, travel and contemporary luxury.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
