LACOSTE RUNWAY SHOW SPRING–SUMMER 2026
Published by Sugar & Cream, Monday 27 October 2025
Images courtesy of Lacoste
The Locker Room — Behind the Curtain of Athletic Intimacy
Musim semi–panas 2026, Lacoste membuka babak baru yang intim dan memikat. Hall Eiffel di Lycée Carnot—mahakarya kaca dan besi karya Hector Degeorge tahun 1895—disulap menjadi The Locker Room, sebuah instalasi yang mengajak penonton masuk ke balik layar dunia atlet. Lantai yang mengingatkan nuansa ruang ganti, panel kaca berembun, dan tirai mandi yang menjuntai menghadirkan atmosfer voyeuristic yang memudar: antara ruang pribadi dan tontonan publik, antara ritual dan pertunjukan.

Between Victory and Vulnerability
Di sini, euforia kemenangan bertemu momen hening setelah pertandingan. Pelagia Kolotouros, Creative Director Lacoste, menafsirkan ulang DNA atletik brand dengan cara segar—menunjukkan bahwa di balik kompetisi, ada keintiman, ada jeda, dan ada momen kecil yang sama berharganya dengan tepuk tangan penonton. Koleksi ini merayakan gaya yang “belum selesai”: kancing polo sengaja terbuka, tracksuit longgar setelah pertandingan, dan potongan yang terasa bebas dari tuntutan kesempurnaan. Transparency, comfort, fluidity, dan sensuality berpadu dalam harmoni effortless—seperti pakaian yang bernapas bersama pemakainya.


Presented by Magran Living
Materials, Silhouettes & Playful Touches
Oversized transparent polos, trench coat dan reflective leather dengan slogan “Tennis for Everyone”, tech-silk nylon ringan berpadu dengan katun karet utilitarian, hingga nylon berkilau seperti kain basah—semuanya menghadirkan dialog antara kekuatan atletik dan pesona sensual. Organza lembut menyerupai tirai mandi dan shimmering towel fabrics muncul dalam cara tak terduga, menambahkan sentuhan playful yang menyenangkan mata. Tailoring longgar yang sensual melanjutkan eksperimen musim lalu, sementara polo klasik Lacoste hadir dalam poplin dan terry fabrics, dihiasi tulisan “Tennis for Everyone” dan “Only for Tennis”. Heritage bertemu modernity di setiap siluet.

Colors, Symbols & Vibes
Wool tropis dan mohair lembut berpadu dengan nylon dan leather berwarna khusus, menyeimbangkan kekuatan dan kelembutan. Crocodile logo muncul dalam sulaman halus, terinspirasi dari lapangan rumput tenis—penghormatan pada savoir-faire Prancis. Tas Lenglen kembali, terinspirasi dari vintage pleated tennis skirts, lengkap dengan tipping detail dan pegangan menyerupai raket. Palet warna vibrant orange, archival blue, soft orange, taupe, dan olive green menghadirkan nostalgia hangat sekaligus energi atletik modern.

The Essence
Spring–Summer 2026 adalah persembahan sensorik bagi dunia olahraga: kemenangan bertemu kerentanan, heritage bertemu sensuality, dan unfinished elegance menemukan bentuknya. Lacoste mengingatkan bahwa keindahan sejati lahir dari momen paling jujur—di balik tirai, di antara keringat dan tawa, di ruang di mana setiap atlet menjadi dirinya sendiri.


TACO HADIRKAN PROSES PRODUKSI BERKELANJUTAN MELALUI ZERO WASTE MANUFACTURING
TACO memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penerapan zero waste manufacturing, dengan menghadirkan proses produksi yang lebih efisien,...
read moreTHE LANGHAM, JAKARTA: THE LAUNCH OF “THE LANGHAM AFTERNOON TEA BOOK”
Discover an elegant Afternoon Tea journey inspired by The Langham Afternoon Tea Book, now presented at ALICE by Tom Aikens
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

