UOB Indonesia – 2017 UOB Painting of the Year (Indonesia)

SHARE THIS
3.17K

Published by Sugar & Cream, Monday 05 June 2017

The Launch of The Competition

Bertempat di Penthouse UOB di jalan Thamrin, Jakarta, lantai 46, UOB Indonesia meresmikan peluncuran kompetisi Painting of the Year 2017 (Indonesia) pada tanggal 30 Mei 2017 dihadapan para wartawan, juri dan undangan khusus.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai aplikasi dan kompetisi bisa disimak di www.uobpoy.com
a.1-UOB-Painting-2017
Kevin Lam, Presiden Direktur UOB Indonesia menggoreskan warna diatas logo kompetisi UOB Painting of the Year 2017. Disaksikan oleh Maya Rizano, Head of Corporate Communications of UOB Indonesia dan Iwan Satawidinata, Deputy President Director UOB Indonesia.

Peresmian dilakukan dengan menggoreskan warna hitam dan putih oleh Kevin Lam, Presiden Direktur UOB Indonesia dan Iwan Satawidinata, Wakil Presiden Direktur UOB Indonesia diatas logo kompetisi UOB Painting of the Year 2017. Logo kompetisi 2017 tersebut  mengilustrasikan sebuah bola mata yang didesain oleh seniman pemenang UOB Painting of the Year 2016 untuk Southeast Asian Painting dan Indonesia yaitu Gatot Indrajati.

Artikel mengenai pemenang UOB Southeast Asian Painting of the Year 2016 bisa dibaca disini.

Artikel mengenai pemenang UOB Painting of the Year Indonesia 2016 bisa dibaca disini.
a.2-UOB-Painting-2017
Iwan Satawidinata, Wakil Presiden Direktur UOB Indonesia menggoreskan warna diatas logo kompetisi UOB Painting of the Year 2017. Disaksikan oleh Kevin Lam dan Maya Rizano.

Kompetisi UOB Indonesia bisa diikuti hingga pada tanggal 3 September 2017. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Oktober 2017

Kompetisi rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh UOB Indonesia (dimulai tahun 2011) merupakan bagian dari upaya UOB untuk meningkatkan penghargaan seni serta mengembangkan bakat seni, seiring dengan perwujudan komitmen jangka panjang untuk dapat berkontribusi bagi masyarakat dimana UOB beroperasi.

“Kami percaya bahwa seni memainkan peranan penting untuk perkembangan sebuah negara, termasuk perekonomian dan manusia seutuhnya. Melalui hasil karya mereka, para seniman dapat berdiskusi lebih dekat dengan lingkungan dan komunitasnya. Dengan menghubungkan para ahli seni dari berbagai disiplin ilmu serta paparan panggung internasional bagi seniman seniman Indonesia, kami berharap dapat memperluas sudut pandang mereka dan mendorong mereka untuk menjaga warisan keberagaman budaya,” jelas Presiden Direktur UOB Indonesia , Kevin Lam.
a.3-UOB-Painting-2017
Agung Hujatnikajennong (Ketua Dewan Juri), Kevin Lam, Iwan Satawidinata, Hendro Wiyanto (Dewan Juri), Maya Rizano.

Untuk menunjang kompetisi ini, UOB Indonesia juga mengadakan dua seminar di Yogyakarta bekerjasama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) dan di Bandung bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam seminar itu, UOB Indonesia akan menampilkan pakar seni Raiji Kuroda, Executive Director Fukuoka Asian Art Museum, Jepang untuk berbagi pemahaman tentang bagaimana seniman Indonesia dapat mempersembahkan karya mereka di pusaran seni internasional.

Dengan tema umum “Reciprocity” (hubungan timbal balik), kompetisi tahun ini dipercayakan pada panel juri yang terdiri dari Agung Hujatnikajennong, Kurator Independen dan Dosen ITB, Hendro Wiyanto, Kurator Seni, Anindityo Adipurnomo, Seniman, Pemilik dan Pendiri Indonesia Visual Art Archives (IVAA).

Pemenang dari UOB Painting of the Year dari regional berkesempatan untuk mengikuti seleksi  untuk Residency Programme di Fukuoka Asian Art Museum, Jepang selama satu bulan. (JW)

Alexander Lamont