TEMMA PRASETIO – MENENUN GAGASAN
Published by Sugar & Cream, Thursday 18 December 2025
Photography by Denny Tjan, Videography by Mario Giovanni
Tempat Intuisi dimana Muncul Dialog antara Ide dan Bentuk
Setiap karya busana yang lahir ke dunia membawa jejak ruang—sebuah tempat, baik nyata maupun batiniah, di mana ide-ide tumbuh, berbisik, dan akhirnya menemukan bentuknya.
Dalam artikel ini, kami mengundang Anda untuk melangkah lebih dalam, mengintip ruang-ruang personal yang menjadi nadi bagi proses kreatif para desainer: ruang-ruang yang merawat, menginspirasi, dan membisikkan keajaiban di antara lembar-lembar kain dan garis-garis pola.

Temma Prasetio
Temma Prasetio : Lanskap intuisi terbentuk dari ritme yang hidup di sekelilingnya
Dalam tiga tahun terakhir, langkah Temma Prasetio bergerak dalam lintasan yang kian progesif. Pendiri BYTEMMAPRASETIO serta TEMMA PRASETIO Ready-To-Wear ini menegaskan kiprahnya lewat bahasa desain yang memadukan keanggunan tailoring dengan sentuhan modern yang subtil. Namanya hadir di berbagai panggung bergengsi, dari Jakarta Fashion Week 2024 & 2025 hingga Mercedes-Benz Fashion Week Kuala Lumpur 2025 dan Dubai Fashion Week 2023.

Bagi Temma, ruang kreatif bukan sekadar tempat bekerja, melainkan refleksi energi yang beresonansi di antara tumpukan kain, meja pola, dan ritme mesin jahit yang menyatu dalam harmoni, layaknya sebuah orkestra kecil yang menjadi pematik ide-ide baru.


Presented by Magran Living
Sebuah Percakapan Singkat Dengan Temma Prasetio:
1. Bagaimana ruang inspiratif mampu menjadi energi kreatif Anda?
“Ruang kerja bagi saya memiliki peran penting dalam proses penciptaan. Interaksi antara tumpukan kain, meja pola, mesin jahit, serta dinamika tim di dalamnya menciptakan atmosfer yang kondusif untuk melahirkan ide dan inovasi desain.”
2. Objek apa saja yang sering memancing inspirasi Anda?
“Musik menjadi salah satu sumber inspirasi utama. Ritme dan komposisinya sering membantu saya membangun suasana dan arah konsep dalam berkarya.”

3. Item apa yang wajib ada di meja kerja Anda?
“Saat ini, sebuah tablet menjadi perangkat yang selalu ada. Fungsinya sangat penting untuk mencatat ide, mengumpulkan referensi visual, hingga mengembangkan konsep.”
4. Buku terakhir yang Anda beli dan tentang apa?
“Saya lebih visual dan cenderung menyerap informasi secara visual. Karena itu, saya banyak mendapatkan inspirasi dari platform digital dan media sosial.”

Special thanks to these creative people who initiated this unique project:
Project Manager Hendra Zhang @kohenzhang
Photography Denny Tjan @dennytjan
Videography Mario Giovanni @mariogvnni
Fashion Stylist Koko Namara @coconamara

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
