TEMMA PRASETIO: KEKUATAN DALAM KESEDERHANAAN MELALUI “TIMELESS STRUCTURE”
Published by Sugar & Cream, Wednesday 08 October 2025
Images courtesy of Temma Prasetio
Struktur yang Abadi dalam Keanggunan Maskulin
Jakarta, Oktober 2025 — Dalam ajang bergengsi Plaza Indonesia Fashion Week 2025 (PIFW 2025), desainer Temma Prasetio kembali menegaskan kematangan arah estetikanya. Mengusung tema “Timeless Structure”, Temma mengeksplorasi secara mendalam keseimbangan antara struktur, fungsi, dan estetika yang abadi.

Melalui 26 look menswear siap pakai, ia menghadirkan interpretasi baru tentang keanggunan maskulin — bukan melalui kemewahan berlebihan, melainkan lewat potongan arsitektural dan siluet tegas namun mengalir, serta layering yang membangun karakter tanpa kehilangan kepraktisan. Keseimbangan ini menjadi fondasi bagi gaya Temma yang diharapkan mampu menahan waktu, menghadirkan busana pria lintas generasi yang elegan dan relevan.

Koleksi “Timeless Structure” berbicara dalam bahasa kesederhanaan yang berwibawa. Palet warna bumi seperti abu-abu lembut, olive, taupe, dan beige menciptakan suasana tenang yang matang dan modern. Material pilihan (kerja sama CM Textile)— dari knit, wool lembut, suede, hingga cotton-linen — membentuk tekstur yang memperkaya dimensi tactile, seolah mengundang pemakainya untuk merasakan kenyamanan dalam ketegasan bentuk.

Presented by Le Chateau Living
“Melalui koleksi ini saya ingin meng-elevate gaya berpakaian pria, memberikan ruang untuk bereksperimen dengan berbagai variasi, namun tetap mempertahankan esensi maskulinitas,” ungkap Temma.

Setiap potongan jaket, celana, hingga outerwear dikonstruksi dengan presisi arsitektural dan dikemas melalui modern tailoring. Hasilnya adalah koleksi busana pria yang menyuarakan identitas tanpa kekakuan, menghadirkan keindahan tanpa basa-basi — manifestasi jujur dari visi Temma Prasetio tentang gaya yang tak tergerus oleh waktu.

Koleksi ini bisa jadi sebagai penanda babak baru dalam perjalanan kreatifnya berikutnya.

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
