SPEAKS TO ME INTRODUCES PERSON.ALL
Published by Sugar & Cream, Thursday 19 February 2026
Images courtesy of Speaks To Me
The Third Collection Unveils Five Distinct Personas
Ada aroma yang tidak sekadar melekat pada kulit, tetapi juga pada rasa. Ia hadir tanpa suara, namun mampu mengubah suasana dan menghadirkan kembali sisi diri yang mungkin sempat terabaikan. Dalam diamnya, scent menjadi bahasa personal—menerjemahkan emosi, memori, dan identitas dalam bentuk yang paling intim.

Dengan PERSON.ALL, koleksi ketiga dari Speaks To Me menghadirkan lima wewangian yang merepresentasikan berbagai sisi diri yang mungkin kita rasakan dalam momen berbeda. Karena dalam keseharian, kita tidak selalu menjadi satu versi yang sama.

The Fearless membuka dengan karakter Oriental Ambery yang hangat dan tegas. Sentuhan cognac dan cinnamon memberi kesan berani sejak awal, lalu amber dan sandalwood menghadirkan kedalaman yang confident namun tetap refined. Sebuah aroma untuk langkah yang mantap, bahkan ketika arah belum sepenuhnya pasti.
![]()
Presented by Interni Cipta Selaras
Berbeda dengan itu, The Dreamer terasa lebih ringan dan reflektif. Floral Aldehydic dengan orange flower, lemon, dan nuansa ozonic menciptakan kesegaran yang bersih, disempurnakan white floral, musk, dan cedarwood yang seimbang. Ia menghadirkan ruang untuk berpikir, membayangkan, dan merancang sesuatu yang baru.

Energi yang lebih cerah hadir lewat The Sunshine. Mango, nectarine, dan blood orange berpadu dalam kesan fruity yang juicy dan playful, dilengkapi raspberry, sandalwood, serta hint coconut yang creamy. Hangat, uplifting, dan terasa effortless—seperti cahaya sore yang menyentuh kulit.

Untuk sisi yang lebih lembut dan intim, The Heart merangkai karakter Citrus Sweet melalui bergamot, pistachio, dan peppercorns, yang kemudian berpadu dengan jasmine dan tuberose. Tonka bean dan cocoa di akhir memberi sentuhan manis yang menenangkan—tulus dan quietly comforting.

Sementara itu, The Elusive berbicara dalam lapisan yang lebih kompleks. Cherry dan raspberry membuka dengan daya tarik yang halus, rose dan heliotrope menghadirkan nuansa sensual, sementara vanilla dan tonka bean meninggalkan jejak manis yang misterius dan berkesan.
Sejak diluncurkan pada Februari 2024, Speaks To Me konsisten memaknai parfum sebagai rangkaian cerita personal. Botol putih polos yang menjadi ciri khasnya dihadirkan sebagai blank canvas—ruang bagi setiap individu untuk memberi arti pada aroma yang dipilihnya.
Dengan PERSON.ALL, kembali pada diri sendiri tidak terasa seperti perjalanan yang jauh. Kadang, cukup satu semprotan untuk mengingatkan bahwa semua sisi itu selalu ada—tinggal dipilih untuk dihidupkan hari ini.
ROCHE BOBOIS UNVEILS OUTDOOR COLLECTION 2026 AT MILAN DESIGN WEEK
At Milan Design Week 2026, Roche Bobois reimagines outdoor living through Catalina by Stephen Burks and Formentera with Missoni—craftsmanship meets...
read moreDIOR MEMORIES OF CHILHOOD IN GRANVILLE
Aligned with the Granville exhibition, Dior presents Dior: Memories of Childhood (Rizzoli), documenting the designer’s early life in Normandy and the...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreTALENTI HOME – PACO BY LUDOVICA SERAFINI AND ROBERTO PALOMBA
A sneak preview of Paco, a new modular sofa system by Ludovica Serafini and Roberto Palomba for Talenti Home. It will be unveiled at Salone del...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

