PELUNCURAN NOVEL BUGARU KARYA REN KATILI: SANG ARSITEK MULTITALENTA MENYAPA DUNIA SASTRA
Published by Sugar & Cream, Thursday 13 November 2025
Images courtesy of Ren Katili
Ketika Cerita Hidup Menjadi Karya Seni yang Berbicara dari Hati Seorang Arsitek
Suasana hangat di sore hari memenuhi ruang acara di Societe, Sarinah Thamrin, pada 5 November 2025 saat Ren Katili, arsitek dan (yang sekarang) penulis, memperkenalkan novel debutnya, BUGARU (Bukan Garis Lurus). Karya ini berbeda dari buku arsitek biasanya karena menggabungkan fiksi, arsitektur, dan kisah perjalanan hidup yang penuh liku.

Novel ini lahir dari pergolakan mid-life crisis yang dialami Ren Katili. Ide dan beberapa bab awal sebenarnya sudah mulai dirancang bahkan sebelum pandemi, menjadi momen refleksi dan penyaluran cerita hidup ke dalam bentuk sastra yang dinamis dan penuh makna.

Ren menjelaskan, “Novel ini adalah cara saya merayakan perjalanan hidup yang penuh perubahan. Hidup, seperti arsitektur, tidak selalu berjalan lurus. Ada banyak sudut dan lekuk yang harus dilalui.”

Presented by Magran Living
Novel ini mengisahkan Armand Prasetyo, seorang arsitek yang menghadapi berbagai tantangan karier dan kisah cinta, serta pencarian makna hidup. Dengan narasi yang jujur dan menyentuh, BUGARU mengajak pembaca merasakan warna-warni kehidupan yang tak selalu mudah.

Dalam peluncuran, Ren juga menyatakan, “Sebagai arsitek, kreativitas saya tak hanya soal bangunan, tetapi juga tentang membangun kehidupan yang bermakna.”

Dan sebagai editor, Dyah Sunthy, mengakui, “Mengedit novel ini sangat menguras emosi karena kedalaman narasi Ren.” Sedangkan ilustrator, Tommy A Siagian, menambahkan, “Desain sampul dikerjakan dengan pemikiran mendalam, bukan dengan AI, untuk menangkap jiwa cerita.”

Selaku penerbit, Omah Library, yang didirikan oleh Realrich Sjarief, sangat mendukung karya ini karena memberi perspektif baru tentang arsitek dan kehidupan. Selain novel, Ren juga meluncurkan produk lifestyle seperti parfum dan leather tote bags yang terinspirasi dari cerita.

Acara peluncuran juga diisi diskusi dan tanya jawab yang mengajak publik menggali lebih dalam sisi kreatif Ren sebagai arsitek dan penulis.

Peluncuran BUGARU menjadi langkah berani seorang arsitek menyapa dunia sastra dan kehidupan. “Ini adalah cara saya menunjukkan bahwa kreativitas tak terbatas pada satu bidang,” kata Ren.
Pre-order novel ini sudah dibuka melalui situs resmi Omah Library. Melalui karya ini, Ren Katili membuktikan bahwa arsitek dari Studio ArsitektropiS ini tidak hanya ahli bangunan, tapi juga bisa menjadi penulis yang menginspirasi.
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
