Lanvin Summer 2017 Collection
Published by Sugar & Cream, Tuesday 14 February 2017
Lucas Ossendrijver
Kebebasan adalah tema utama Lanvin Summer 2017 Collection, yang diangkat oleh style director Lucas Ossendrijver. Baik dari gaya yang kental nuansa urban, material yang serba nyaman untuk dipakai dalam berbagai aktivitas, maupun detail yang saling melengkapi, semuanya mencerminkan makna kebebasan musim panas.
Untuk koleksi Lanvin Summer 2017 bisa dibeli melalui Lanvin Jakarta (Masari Group)

Lucas Ossendrijver
Merayakan sepuluh tahun berkaryanya Lucas Ossendrijver sebagai style director dari Homme de Lanvin, brand ini melansir 2017 summer collection yang terinspirasi dari teknik pengrajin buatan tangan.

“Saya memutuskan untuk memberikan ruang untuk kreativitas. Koleksi ini tidak hanya tentang satu konsep tunggal namun juga suatu kolase yang tersusun dari kemungkinan yang berbeda-beda. Koleksi ini berbicara tentang kebebasan,” jelas Ossendrijver.

Kebebasan terungkap lewat ekspresi dalam berbagai gaya yang berlapis-lapis, kemeja lengan panjang, t-shirt dan jaket pendek. Warna dalam motif garis-garis, baik klasik maupun yang diperbesar, seolah berdansa dan bergelombang ke segala arah yang mengikuti bentuk potongan pakaian.

Koleksi ini juga terinspirasi dari isi lemari para penduduk urban, seperti jeans longgar dengan pipa menggantung, tali sepatu warna-warni, dan celana pendek satin yang sangat nyaman dipakai dalam berbagai aktivitas yang membutuhkan ruang gerak.

Konsep kebebasan ini tampak pula dari berbagai aksen dan detail, seperti dasi yang dijahit di permukaan jaket, atau dipasang di kaitan di sekeliling pergelangan tangan. Tali yang terinspirasi dari handbag Lanvin juga kembali tampil sebagai pelengkap yang bergerak mudah mengikuti pergerakan tubuh. Sementara itu simbol ikonik seperti panah, bunga mawar, atau bintang juga dijahit di kemeja lengan pendek atau di sepatu sneakers, menyerupai military badge, menambahkan detail yang pas dengan keseluruhan nuansa kebebasan koleksi ini. (AL)



COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
