John Hardy New York Flagship Boutique Debut
Published by Sugar & Cream, Wednesday 14 December 2016
New York Soho, 25 November 2016
John Hardy, merek perhiasan ternama dunia, telah membuka flagship store yang baru di New York Soho pada tanggal 25 November 2016. Bertempat di gedung tiga lantai yang sudah berdiri semenjak era 1900 di Prince Street memberikan pengalaman berbelanja yang sangat berbeda didampingi dengan keajaiban yang ditawarkan oleh pengrajinnya dan menyatu dengan keunikan yang diambil dari workshop dan showroom di Ubud, Bali.

Dalam butik ini anda disambut dengan kayu yang diukir secara detail di ruangan dengan rich black walnut dan hammered gold inlays memanggil elemen yang bersahaja. Lampu di dalam butik juga bersinar sepanjang hari untuk menghargai terbit dan terbenamnya matahari yang dengan indahnya menyinari dunia. Dinding butik menampilkan bermacam koleksi seperti layaknya sebuah galeri seni yang membuat anda berinteraksi dengan setiap dimensi yang ada. Kontur dinamis dan detail yang memukau dari perhiasan buatan tangan khas John Hardy dipamerkan dengan authentic pada tiap bagian, memang ini merupakan karya seni yang indah.

Yang menarik dari butik ini adalah konsep ruangan experiential yang berada di lantai dua, menyediakan tempat bagi para seniman dan konsumen untuk mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam tentang perhiasan hand-crafted. Ruangan tersebut juga sebagai bengkel pengrajin John Hardy untuk tinggal, memungkinkan Anda untuk menjelajahi 8 proses pembuatan perhiasan ala John Hardy.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1975 di Bali ini sudah menempatkan butiknya terlebih dahulu di Houston, Texas yang dibuka pada bulan September 2016. John Hardy berdedikasi untuk menciptakan perhiasan maha karya yang diciptakan melalui proses pembuatan tangan menghormati kerajinan asli melalui kesempurnaan desain modern, menciptakan perhiasan one-of-a-kind melalui potongan-potongan yang gemerlap. (AP)

COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
