Jenggala-Festive Season Gifts
Published by Sugar & Cream, Monday 21 December 2015
Holiday Gift Guide
Dalam momen berbagi di penghujung tahun, kami merekomendasikan seleksi produk Jenggala yang dapat dimasukkan sebagai daftar pilihan hadiah bagi orang terdekat Anda.

Birds
Merupakan capsule collection yang didesain oleh Anne Van Borselen. Seniman asal Belanda ini terinspirasi oleh seekor Kakaktua bernama Jacob yang merupakan burung peliharaan dari salah satu pendiri Jenggala, Wija Waworuntu. Anne pun mengeluarkan seri koleksi bertema burung Indonesia.

Brokat Plate
Satu hal spesial yang disiapkan Jenggala untuk musim perayaan ini adalah piring Brokat. Motif brokat berwarna emas dan perak yang diaplikasikan pada permukaan piring berwarna krem Kahala merupakan kombinasi indah untuk table setting.

Dulang Collection
Terinspirasi dari bentuk dulang, yakni talam dengan dudukan yang banyak ditemukan di Indonesia untuk keperluan adat. Seri Dulang dari Jenggala merupakan sebuah replikasi budaya yang diwujudkan dalam koleksi piring, mangkuk, hingga cake stand dalam warna Cream Kahala dan Lisbon Terracota.

Indigo Collection
Ornamen bunga dalam seni Islam termasuk kekhasan warna indigo yang dimilikinya mengilhami Jenggala untuk membuat Indigo Collection. Selain keramik, terdapat pula taplak meja yang diwarnai secara natural oleh perempuan lokal di desa Pejeng, Bali.

Ingka Collection
Ingka mengingatkan kita pada piring yang terbuat dari tenunan batang daun kelapa, salah satu bagian dari warisan budaya Indonesia yang kini semakin menghilang.

Sokasi Candle
Tempat lilin ini menyerupai wadah Sokasi yang biasa digunakan warga Bali untuk menyimpan beras ataupun kini banyak digunakan untuk membawa sesajen. Di tiap pembelian Sokasi Candle, sejumlah Rp 25.000 akan didonasikan pada Bali Pink Ribbon Foundation.

Hammered

Kendi
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
