Coulisse Indonesia – An Exclusive Anniversary Dinner
Published by Sugar & Cream, Friday 08 December 2017
Text by JW, Images courtesy of Coulisse Indonesia
Expect the Unexpected – Dinner With A Blast
Bukanlah Coulisse Indonesia jika tanpa kejutan tak terduga untuk setiap acara jamuan makannya dengan para desainer. Bulan Oktober lalu, Coulisse Indonesia yang menghadirkan fashion and premium window covering dari Coulisse Belanda secara resmi telah berusia 1 tahun.

Hidayat Endramukti, Yuni Jie, Jenfilia S Arifin, Ary Juwono, Yudha Gumulja
Simak artikel Soft Launch Event of Coulisse Indonesia di sini.
Simak artikel Welcoming Coulisse in Jakarta di sini.
Simak juga serunya Coulisse 25th Anniversary di Belanda di sini.

Dave Chang,Director Asia Pacific Coulisse; Jenfilia S Arifin, Director of Coulisse Indonesia; Keith Ang, Managing Director The Shades Lab
Perjalan bisnis yang relatif sangat muda sudah diwarnai dengan upaya terus menerus untuk memperkenalkan produk Coulisse di kalangan para desainer dan arsitek, memperkuat posisi brand/labelnya dan melakukan kerjasama dalam berbagai proyek krusial. Satu tahun memang bukan tolak ukur untuk keberhasilan, namun cukup layak untuk dirayakan bersama para desainer (interior dan arsitek) dan klien sebagai tanda syukur awal perjalanan yang cukup mulus.

Jamuan makan diadakan pada tanggal 19 Oktober 2017 di Namaaz Dining yang tenar akan spesialisasi kulinernya yaitu Molecular Gastronomy. Seperti diketahui Namaaz Dining adalah restoran pertama di Indonesia yang menyajikan khusus hanya molecular gastronomy.

Jenfilia S Arifin & Chef Andrian Ishak-Namaaz Dining
Perayaan ulang tahun Coulisse Indonesia dimeriahkan oleh host interior desainer Prasetio Budhi dan desainer aksesoris Rinaldy A.Rinaldi . Turut hadir juga Dave Chang, Director Asia Pacific Coulisse dan Keith Ang, Managing Director The Shades Lab.

Rinaldy A Yunardi&Jenfilia S Arifin, Agam Riadi, Miranti L Djohan, Fifi Fimandjaja
Dirayakan oleh sekitar 35 para undangan terdiri dari desainer interior (termasuk ID 12), klien dan perwakilan Coulisse untuk Asia Tenggara, Jenfilia S Arifin sebagai Director of Coulisse Indonesia mengatakan bahwa jamuan makan ini sebagai bentuk apresiasi atas dukungan para desainer dan klien dan sekaligus tanda syukur atas perjalanan Coulisse Indonesia yang menjanjikan.

Lipstick moments (molecular gastronomy) : Jenfilia S Arifin, Yuni Jie, Rieska Achmad
Kejutan meriah dirancang Coulisse Indonesia bersama chef handal Andrian Ishak melalui sajian kurang lebih 17 course degustion menu. Setiap menu menjanjikan sensasi, cita rasa dan emosi yang berbeda. Katakanlah misalnya sajian sendok hitam yang ternyata bagian dari menu yang harus disantap. Ada juga menu glow in the dark dengan aktraksi hanya bisa dilihat ketika lampu di restoran dimatikan. Jangan lupa juga latar belakang musik atau bahkan live music silih berganti turut mengoncang emosi para undangan.

Klimak dari kemeriahan sekaligus sebagai puncak kejutan ada dibagian sajian penutup berupa espodeng yang diganti namanya oleh chef Andrian Ishak menjadi ‘explodeng’. Perubahan nama tersebut cukup beralasan karena secara tak terduga terdengar ledakan-ledakan kecil es keluar dari mangkok sajian makanan penutup tersebut.

Suasana saat hidangan glow in the dark siap disajikan.
Letupan-letupan kecil tersebut membuat para undangan panik untuk menghidarinya. Diiringi live music dari chef handal Andrian Ishak dan timnya yang memainkan musik rock khusus untuk makanan penutup tersebut, tidak dipungkuri lagi suasana restoran dengan suara letupan-letupan es bertebangan berubah seketika bak sebuah perayaan pergantian tahun.

Sebuah perayaan dan sekaligus momen yang tak mudah terlupakan bagi para undangan telah dirancang oleh Coulisse Indonesia.
Selamat ulang tahun Coulisse Indonesia.


Chef Andrian Ishak in actions

Klimak dari sajian makanan penutup “explodeng”




COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
