La Manufacture Cogolin Presents The Jazz Age
Published by Sugar & Cream, Friday 07 February 2020
Text by Dira Rohmatun, images courtesy of La Manufacture Cogolin
Luxury Patterns Typical Of The Art Deco Movement
Pola dalam sebuah karpet atau permadani selalu memancarkan nilai estetik yang harmonis dalam menghidupkan ruangan. La Manufacture Cogolin, produsen permadani mewah asal Prancis, baru saja merilis koleksi terbaru bertajuk The Jazz Age dalam ajang Maison & Objet di Paris pada 16 Januari lalu. Sebuah permadani dengan kualitas mumpuni yang siap mempercantik interior hunian anda.

Gramercy
Dirancang oleh Sarah Henry, Managing Director La Manufacture Cogolin, The Jazz Age dihadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada periode Art Deco. Sebuah masa yang berkaitan dengan asal-usul berdirinya label ini pada 1924.

Bryant Park

Gramercy & Bryant Park
Terinspirasi oleh detail arsitektur pada tahun 1920, koleksi The Jazz Age memperkenalkan enam pola grafis unik terdiri dari – Bryant Park, Gramercy, Madison Square, Murray Hill, Tribeca, dan Wall Street – yang terbuat dari helaian wol, kapas, dan goni yang halus, dengan teknik dan gaya keterampilan tingkat tinggi oleh pengrajin professional. Di mana setiap nama tersebut didedikasikan untuk Kota New York yang merupakan rumah bagi ikon Art Deco.

Madison Square

Presented by Melandas Indonesia
“Weaving on our 19th-century Jacquard looms gives a unique interpretation of these patterns typical of the Art Deco movement”, ungkap Sarah Henry.

Murray Hill

Murray Hill & Madison Square
Untuk memberikan nilai seni yang lebih eksklusif, La Manufacture Cogolin pertama kalinya memberikan sentuhan gold dan silver Lurex dalam seri permadani kali ini, untuk menampilkan kombinasi berani dalam menciptakan pola geometris Art Deco yang lebih estetis. Menjadikan The Jazz Age semakin sempurna di setiap ruangan.

Tribeca

Wall Street & Tribeca

Wall Street
THE ESSENCE OF AFTERNOON TEA RITUAL WITH AUGUSTINUS BADER AT THE ST. REGIS JAKARTA
The Drawing Room, The St. Regis Jakarta invites guests to experience a sensorial Afternoon Tea ritual in collaboration with Augustinus Bader where...
read moreHEAD – GENÈVE PRESENTS “NO ONE SEES THEM LIKE WE DO. NOTES ON ANIMAL INTERIORS” AT ALCOVA MILANO
At Alcova Milano, “No One Sees Them Like We Do. Notes on Animal Interiors” by HEAD – Genève reframes domestic space as a shared territory shaped by...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

