MASA ART & CULTURE BRINGS ORCHID EXTRAVAGANZA TO GARDENS BY THE BAY
Published by Sugar & Cream, Friday 17 July 2026
Images courtesy of MASA Art & Culture
An Indonesia–Singapore Cultural Collaboration
Flower Dome di Gardens by the Bay menjadi latar bagi Orchid Extravaganza, instalasi seni imersif yang dihadirkan MASA Art & Culture sebagai bagian dari MASA Singapore 2026. Menghadirkan lebih dari 30 instalasi yang terinspirasi oleh delapan wilayah geografis Nusantara, pameran ini menandai babak baru kolaborasi budaya Indonesia dan Singapura, sekaligus menegaskan semakin kuatnya kehadiran ekosistem kreatif Indonesia di panggung internasional.


Berlangsung hingga 10 Agustus 2026, Orchid Extravaganza juga menjadi pencapaian penting dengan menjadikan Indonesia sebagai negara Asia Tenggara pertama yang berpartisipasi dalam program pameran Gardens by the Bay. Kehadirannya mencerminkan eratnya hubungan kedua negara yang terus berkembang melalui seni, budaya, dan ekonomi kreatif.

Irene Umar
Skala dan kualitas presentasi Orchid Extravaganza turut mendapat apresiasi dari Felix Loh, Chief Executive Officer Gardens by the Bay, yang menyebutnya sebagai salah satu instalasi seni paling elaboratif yang pernah hadir di Flower Dome. “This is one of the most elaborate and impressive art installations we have welcomed at Flower Dome. The concept and execution are truly remarkable—an Indonesian presentation that will captivate visitors from around the world,” ujarnya.

Mr. Nicholas Chua | Mr. Felix Loh
Malam pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Sirna Kala, yang memadukan gerak tari dan narasi warisan Indonesia sebelum Orchid Extravaganza resmi dibuka melalui seremoni bersama para tamu kehormatan.

![]()
Presented by Interni Cipta Selaras

Di bawah kubah kaca Flower Dome, pengunjung diajak menjelajahi Indonesia melalui rangkaian delapan instalasi berbahan dedaunan yang menghidupkan ikon budaya dan alam Nusantara. Masing-masing merepresentasikan delapan wilayah geografis, mulai dari Rafflesia Bloom yang terinspirasi dari Sumatra, The Ondel-Ondel dari Jakarta, The Peacock dari Jawa Tengah, Siger Tiger dari Lampung, Balinese Naga Sculpture dari Bali, Komodo Dragon dari Nusa Tenggara Timur, Lotus Spirit dari Papua, hingga Hornbill’s Canopy dari Kalimantan. Bersama-sama, karya-karya tersebut memadukan seni, alam, dan warisan budaya menjadi sebuah perjalanan imersif yang mengajak pengunjung merasakan keberagaman Indonesia dalam satu ruang.

Bagi Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Orchid Extravaganza menjadi cara Indonesia memperkenalkan dirinya kepada dunia melalui bahasa seni dan budaya. “Orchid Extravaganza bukan sekadar pameran—ini adalah cara Indonesia bercerita kepada dunia. Melalui kekayaan geografis dan budaya yang diterjemahkan ke dalam karya seni, kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia adalah ekosistem kreatif yang hidup dan terus berkembang,” katanya.

Orchid Extravaganza lahir dari semangat gotong royong yang mempertemukan para seniman, desainer, kolektif kreatif, dan institusi Indonesia. Make a Scene menghadirkan anyaman patung berbahan dedaunan yang menjadi elemen utama instalasi, sementara Pagelaran Sabang Merauke bersama Mortier x Jerhemy Owen memperkaya pengalaman budaya dan keberlanjutan. Pelukis muda Erika Richardo turut mempersembahkan sebuah karya khusus sebagai hadiah bagi Gardens by the Bay, sebagai gestur yang mempererat hubungan budaya Indonesia dan Singapura. Pengalaman tersebut diiringi Sound of Indonesia karya maestro Addie MS, sementara Electronic Gamelan (E-Gamelan) yang dikembangkan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menghadirkan reimajinasi gamelan Jawa melalui inovasi robotik, menunjukkan bagaimana tradisi dan teknologi dapat berpadu dalam satu pengalaman budaya.
Ferdiansah Dela, Event Activation Director MASA, menjelaskan bahwa setiap instalasi dirancang untuk membawa pengunjung menjelajahi Indonesia melalui bentuk, cerita, dan pengalaman, sehingga kekayaan geografis dan budaya Nusantara dapat diterjemahkan menjadi pengalaman visual yang dapat dinikmati oleh siapa saja.

Lebih dari sekadar sebuah pameran, Orchid Extravaganza menunjukkan bagaimana seni dan budaya dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan Indonesia dan Singapura. Melalui pendekatan yang kontemporer dan imersif, MASA Art & Culture menghadirkan Indonesia sebagai ekosistem kreatif yang terus berkembang, sekaligus membuka ruang dialog budaya dengan audiens global.

REDEFINING PREMIUM HOMES: HOW BOSCH INTEGRATES ARCHITECTURAL BEAUTY WITH MODERN OPEN KITCHENS
Redefining premium living, Bosch combines intelligent technology, elegant built-in design, and an open-kitchen philosophy that seamlessly integrates with...
read moreMASA ART & CULTURE BRINGS ORCHID EXTRAVAGANZA TO GARDENS BY THE BAY
More than 30 immersive installations by MASA Art & Culture celebrate Indonesia–Singapore cultural collaboration at Gardens by the Bay.
read moreDIOR HAUTE COUTURE AUTUMN-WINTER 2026-2027 - VIP GUESTS
The VIP guests glammed in Dior for Dior Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 Show
read moreHERMÈS UNVEILS WOMEN'S SILK SPRING/SUMMER 2026
Hermès unveils Women's Silk Spring/Summer 2026, introducing three distinctive new interpretations of the House's iconic Carré 90.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read more
