UNIQLO ENTERS A NEW CHAPTER WITH THE OPENING OF ITS 78TH STORE AT PLAZA INDONESIA
Published by Sugar & Cream, Thursday 28 May 2026
Images courtesy of UNIQLO Indonesia
LifeWear, Creativity, and Urban Living
Di tengah dinamika Jakarta yang terus bergerak, UNIQLO membuka ruang baru di Plaza Indonesia—sebuah destinasi yang tidak hanya menawarkan pakaian esensial, tetapi juga cara baru memaknai keseharian. Menandai pembukaan toko ke-78 di Indonesia, kehadiran ini terasa sebagai babak baru bagi UNIQLO dalam mendekatkan filosofi LifeWear kepada masyarakat urban: pakaian yang sederhana, fungsional, dan dirancang untuk hidup bersama berbagai ritme serta gaya personal. Lebih dari sekadar ruang retail, UNIQLO Plaza Indonesia hadir sebagai tempat di mana fashion, kreativitas, dan kehidupan sehari-hari saling bertemu.

Maria Irma Yunita (Director Corporate Affairs PT. Fast Retailing Indonesia),
Ryohei Sato (Chief Operating Officer PT. Fast Retailing Indonesia (UNIQLO)), Boon Piin Tan (CEO Plaza Indonesia), Qinanti Rizqyani (Store Manager UNIQLO Plaza Indonesia)
Mulai menyambut pengunjung pada 27 Mei 2026, UNIQLO Plaza Indonesia hadir dengan luas area 1.415 meter persegi dan menawarkan beragam koleksi LifeWear yang dirancang untuk menemani keseharian. Dari busana esensial yang nyaman hingga siluet versatile yang mudah dipadupadankan, toko ini merefleksikan bagaimana pakaian sederhana dapat menjadi bagian dari gaya hidup modern—praktis, relevan, dan tetap personal. Berada di salah satu pusat gaya hidup paling ikonis di ibu kota, kehadiran toko terbaru ini juga membawa antusiasme tersendiri bagi masyarakat urban dan para pencinta fashion yang selama ini menjadikan LifeWear sebagai bagian dari keseharian mereka.

Ryohei Sato, COO PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia), melihat kehadiran Plaza Indonesia sebagai langkah penting dalam membawa filosofi LifeWear Made For All lebih dekat dengan masyarakat. “Kami membuat pakaian yang melampaui semua kategori dan kelompok sosial. Pakaian kami sederhana dan esensial, namun universal, sehingga setiap orang dapat dengan bebas memadukannya dengan gaya unik mereka sendiri,” ujarnya. Filosofi tersebut tercermin melalui koleksi andalan seperti AIRism dan UV Protection yang dirancang relevan dengan iklim tropis Indonesia, tidak hanya hadir dalam lini innerwear tetapi juga diaplikasikan pada T-shirt, outerwear, hingga berbagai item esensial lainnya.

![]()
Presented by Interni Cipta Selaras
Material seperti linen, knitwear, dan berbagai wardrobe essentials lainnya memperlihatkan pendekatan UNIQLO terhadap fashion yang timeless sekaligus fungsional—mudah dikenakan, nyaman, dan relevan untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

Namun lebih dari sekadar pembukaan toko baru, UNIQLO Plaza Indonesia juga menjadi ruang bagi percakapan yang lebih luas tentang sustainability dan masa depan fashion yang lebih bertanggung jawab. Melalui kolaborasi REMAKE PROJECT with ESMOD Jakarta, UNIQLO menghadirkan 16 hasil upcycle yang menginterpretasikan ulang pakaian donasi menjadi interpretasi fashion kontemporer melalui perspektif kreatif para mahasiswa ESMOD Jakarta. Inisiatif ini tidak hanya memperpanjang usia pakaian, tetapi juga merayakan kreativitas, craftsmanship, dan kemungkinan baru dalam circular fashion.

Koleksi hasil upcycle tersebut ditampilkan melalui instalasi mannequin di area toko sebagai bagian dari narasi visual yang akan terus berkembang, dengan karya berbeda yang ditampilkan setiap bulannya. Dengan pendekatan ini, sustainability terasa hadir secara lebih dekat dan tangible—mengajak pengunjung untuk melihat kembali perjalanan sebuah pakaian dan bagaimana pilihan sederhana dalam keseharian dapat membawa dampak yang lebih panjang bagi lingkungan.

Tak berhenti di sana, UNIQLO Plaza Indonesia juga menghadirkan area khusus #JAKARTANEIGHBORHOOD melalui program UKM Neighborhood Collaboration, yang menampilkan pilihan produk dari pelaku kreatif lokal Jakarta. Dari aksesori dengan sentuhan ilustratif khas Indonesia, tas berbahan batik, perhiasan kontemporer, hingga berbagai craft lokal yang dikurasi, inisiatif ini memperlihatkan bagaimana ruang retail dapat berkembang menjadi wadah yang menghubungkan fashion dengan komunitas kreatif, sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal menuju panggung yang lebih luas.

Lebih dari rangkaian penawaran spesial yang menandai masa pembukaannya, kehadiran UNIQLO Plaza Indonesia terasa melampaui sekadar ekspansi retail. Ia menjadi refleksi bagaimana fashion hadir dalam keseharian—di mana pakaian esensial bertemu kreativitas, desain berpadu fungsi, dan perspektif global menemukan tempatnya di tengah ritme Jakarta yang terus bergerak. Dengan pembukaan ini, UNIQLO tidak hanya membuka toko baru, tetapi juga menghadirkan babak baru tentang bagaimana LifeWear dapat terus hidup bersama masyarakat modern Indonesia.


UNIQLO ENTERS A NEW CHAPTER WITH THE OPENING OF ITS 78TH STORE AT PLAZA INDONESIA
UNIQLO officially opens its newest store at Plaza Indonesia, marking its 78th location in Indonesia and introducing a new hub where LifeWear, creativity,...
read moreHAN CHANDRA REFLEKSIKAN RELASI MANUSIA DAN ALAM LEWAT TANADIRI (I AM FOREST)
Melalui pameran tunggal Tanadiri (I am Forest), Han Chandra mengajak pengunjung menelusuri kembali relasi manusia dan alam di Artsphere Gallery, Jakarta,...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read moreXIAOMI INDONESIA UNVEILS THE XIAOMI ELECTRIC SCOOTER 6 SERIES
An effortless approach to urban commuting, the Xiaomi Electric Scooter 6 Series brings together performance, portability, and connected living in one...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreSAL PROJECT: “BERBUNGA-BUNGA” BY ANGKI PURBANDONO
“Berbunga-Bunga” pameran tunggal Angki Purbandono oleh SAL Project mengetengahkan meditasi puitis tentang waktu, kehilangan, cahaya dan relasi manusia...
read more

