VERY WOOD: INTERWEAVING OF STYLE
Published by Sugar & Cream, Wednesday 29 March 2023
Images Courtesy of Very Wood
Materic Textures and Lightness
Very Wood, seperti namanya, kita sudah bisa mengetahui bahwa jenama ini memiliki peran dalam desain yang melibatkan kayu. Selain material tersebut, kain, kulit, dan tekstur pun menjadi karakter utama dalam membangun kreasinya.

Kha by Christophe Pillet
Namun ada satu material lainnya yang tak kalah penting bagi jemana ini, ialah tenunan.Dimana material ini memiliki proses pembuatan yang yang menghadirkan kelembutan dan kekuatan, sementara pergantian rangkaian memberikan keterbukaan visual. Serat alami maupun sintetis, tebal atau tipis, Very Wood mempunyai pendekatan tersendiri untuk menciptakan objek dengan tenun yang mengekspresikan kehalusan, keringanan, kecanggihan.

Presented by Zipblind
Terdapat tiga produk andalan yaitu Kha oleh Christophe Pillet yang mengungkapkan warna klasik dan modern. Jalinan Vienna Straw yang membentuk permukaan sandaran dikelilingi oleh kerangka abu kursi yang melengkung. Semangat vintage memberikan kehidupan pada furnitur minimalis yang apik ini.

Zantilam by Patricia Urquiola
Lalu ada Zantilam oleh Patricia Urquiola dengan material ashwood melengkung yang memakai teknik produksi khusus. Kursi ini memiliki sandaran tangan dengan anyaman tali alami atau bahari, dengan pengerjaan yang telah dipelajari dengan cermat hingga ke detail terkecil. Terakhir ialah Gerla oleh Lucidipevere dengan tenunan berada pada dudukan yang memiliki materialitas dan tekstur yang berbeda dari kain tekstil lainnya. (AP)

Gerla by Lucidipevere
PORRO REIMAGINES THE HOME AS A LIVING LANDSCAPE AT SALONE DEL MOBILE 2026
Porro unveils its refined home concept at Salone del Mobile.Milano 2026 through new furniture collections, material innovations, and architectural systems.
read moreMASA SINGAPORE BRINGS INDONESIAN CREATIVITY TO THE INTERNATIONAL STAGE
MASA Singapore 2026 brings more than 80 Indonesian brands and creators to Takashimaya, showcasing Indonesia's contemporary creative landscape.
read moreJERSEY BOYS THE MUSICAL, NOSTALGIA MUSIK LEGENDARIS ERA 1960-AN
Saksikan pertunjukan musikal Jersey Boys kolaborasi antara Nawanika Production dan Jakarta Art House yang akan segera menyapa penonton di Taman Ismail...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

