SAAT KUCING MENJADI SUARA KERESAHAN DALAM KOLEKSI “RAUNG” SEJAUH MATA MEMANDANG
Published by Sugar & Cream, Wednesday 04 November 2026
Images courtesy of SMM
29 Looks di Jakarta Fashion Week 2027
Manja, menggemaskan, dan terkadang bertingkah sesuka hati. Kucing memang punya banyak cara untuk mencuri perhatian. Namun, di balik tingkah lucunya, ada sisi lain yang tak kalah menarik. Mereka tahu kapan harus menunjukkan ketidaksukaan, bahkan tak segan mengeluarkan raungan ketika merasa terusik. Karakter inilah yang menginspirasi Sejauh Mata Memandang (SMM) dalam menghadirkan koleksi terbarunya, RAUNG, yang diperagakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, di Jakarta Fashion Week 2027, City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta.

Lebih dari sekadar cerita tentang kecintaan pada kucing, RAUNG membawa pesan tentang kegelisahan dan keberanian untuk bersuara. Raungan kucing menjadi metafora dari keresahan manusia terhadap berbagai hal yang terjadi di sekitarnya, terutama persoalan yang tak lagi bisa diabaikan.
Inspirasi ini terasa dekat dengan keseharian Chitra Subyakto, Pendiri sekaligus Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang. Kucing-kucing jalanan kerap datang ke rumahnya untuk mencari makan. Sebagian pergi begitu saja, sementara yang lain akhirnya menetap dan dirawat. Bahkan, dua kucing kampung juga sudah menjadi bagian dari keseharian tim di kantor SMM.

Presented by Coulisse | INK
“Saya selalu merasa kucing punya karakter yang menarik. Mereka bisa sangat manja dan menggemaskan, tetapi juga berani menunjukkan ketidaknyamanan ketika ada sesuatu yang mengganggu mereka. Sama halnya dengan manusia, di mana ada kalanya kita merasa marah, kecewa, atau gelisah melihat apa yang terjadi di sekitar kita. Bagi saya, raungan kucing dalam koleksi ‘RAUNG’ menjadi metafora dari kegelisahan itu sebagai suara yang muncul ketika ada sesuatu yang tidak bisa lagi diabaikan. Saya ingin koleksi ini menjadi pengingat bahwa persoalan yang terjadi saat ini bukanlah sesuatu yang jauh dari kehidupan kita. Kita semua hidup dengan dampaknya,” ujar Chitra.
Bersama Felix Tjahjadi sebagai direktur kreatif pendamping, Chitra menerjemahkan gagasan tersebut ke dalam 29 tampilan yang kaya permainan motif dan tekstur. Salah satu daya tariknya adalah ilustrasi kucing hasil kolaborasi dengan O Terawat, seniman dan ilustrator asal Bangkok. Mulai dari sosok kucing rumahan dengan ekspresi jenaka hingga pola geometris yang terinspirasi dari kucing jalanan, semuanya hadir dengan karakter visual yang berbeda.

Motif-motif tersebut bermain dalam palet warna krem, putih, merah muda, hitam, indigo, marun, jingga, dan hijau zaitun tua. SMM juga menghadirkan kembali motif ikonis Ayam Kincir dengan susunan pola yang lebih segar. Eksplorasi ini semakin menarik melalui penggunaan berbagai material dan teknik, mulai dari batik cap, cetak saring, cetak digital, hingga engraving pada denim. Kain voal, Tencel™ Lyocell, katun 60s, dan denim katun menjadi medium untuk menghidupkan karakter setiap motif.
Sentuhan kriya lokal turut memberi cerita tersendiri. Melalui kolaborasi dengan para mitra perajin Studio Sejauh dari berbagai daerah di Indonesia, koleksi ini menghadirkan tas berbentuk kucing berbahan serat mansiang hasil anyaman Sakombu, serta selendang rajut tangan dari Toja. Ada pula pakaian dan aksesori yang memanfaatkan kembali kain perca sisa produksi maupun kain yang kurang sempurna melalui teknik sambung kain, lipatan artistik, dan rajut tangan bersama Vitarlenology, KAIT Handmade, dan Volen Art Space. Sementara untuk alas kaki, Yongki Komaladi merancang sepatu khusus dengan bentuk yang terinspirasi dari kaki kucing.

Cerita RAUNG tak berhenti pada busana dan detail pengerjaannya. Suasana peragaan semakin terasa lewat iringan “Melaut” karya Aria Ardikoesoema dan “Matilah Kau Mati” dari Efek Rumah Kaca, lagu tema film Laut Bercerita. Sejumlah muse dari latar belakang berbeda turut membawakan koleksi ini, di antaranya Yunita Siregar dan Ben Nugroho, pemeran film Laut Bercerita, Kesya Moedjenan, penata gaya, Neysa Soediro, kreator konten, serta aktris asal Malaysia Sharifah Sakinah.
Ingin melihat lebih dekat koleksi RAUNG? Rilisan pertamanya bisa ditemukan di gerai pop-up Sejauh Mata Memandang dalam DEWI LUXE MARKET, Main Atrium, Ground Floor, Pondok Indah Mall 3, yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 1 November 2026, selama Jakarta Fashion Week 2027.
Lewat RAUNG, SMM mengajak kita melihat bahwa sebuah karya bisa menyimpan lebih dari sekadar keindahan visual. Bahkan, dari tingkah seekor kucing pun ada cerita tentang keberanian, kepedulian, dan suara yang perlu didengar.
“WILL YOU STILL LOVE ME TOMORROW? — A LIVING ARCHIVE” MARKS THE PAPILION’S 20TH ANNIVERSARY
The Papilion celebrates 20 years with Will You Still Love Me Tomorrow? — A Living Archive, a tribute to fashion, memories, and personal stories.
read moreMERGRATH DESIGN AT SALONESATELLITE 2026 — CRAFTING CONTOURS
At SaloneSatellite 2026, Cynthia Margareth presents Crafting Contours through her design studio, Mergrath Design—translating natural gestures and...
read morePAOLA LENTI PRESENTS “DIALOGHI” AT MILANO DESIGN WEEK 2026
At Milano Design Week 2026, Paola Lenti’s Dialoghi explores a continuous dialogue between colour, material, and space.
read moreBEL ÉTAGE AT THE ST. REGIS JAKARTA: A WEEKEND OF EXTRAORDINARY INDULGENCE
Bel Étage at The St. Regis Jakarta unveils a new chapter of its signature brunch, pairing a redesigned carving station with interactive tableside...
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
