Hermès-Carnets d’Équateur
Published by Sugar & Cream, Monday 15 February 2016
Photography by Janto Wihardja and Coustesy of Hermès
Into the Wild
Sepuluh tahun sepeninggal wildlife artist Robert Dallet yang telah menorehkan karyanya selama berdekade-dekade diangkat dan diabadikan oleh Hermès, luxury brand asal Paris. Tribut bagi sang seniman diwujudkan dalam bentuk 80 koleksi dinnerware berbahan porselen.

Koleksi memukau bertajuk Carnets d’Équateur ini menawarkan perjalanan ke permulaan kehidupan di bumi yang dikuasai oleh berbagai satwa liar, seperti burung beo Amazon, harimau Benggala, monyet dan lainnya. Koleksi ini juga sekaligus mengajak untuk menelusuri visi dan kreativitas Robert Dallet. Talentanya terlestarikan dalam tiap aspek; sketsa-sketsa dalam arang, pensil, atau ink wash, pewarnaan dalam gouache, rendering hiper realistis dalam lukisan. Setiap kreasi porselen didedikasikan untuk salah satu teknik tersebut, yang saling melengkapi dalam keteduhan grafis dan harmonisasi kromatis.

Koleksi Carnets d’Équateur diluncurkan di Paris tanggal 24 Januari lalu dalam sebuah suasana yang dirancang sedemikian rupa hingga menyerupai hutan belantara. Para undangan diajak melihat, merasakan, mencium suasana hutan dan juga mendengar suara binatang liar di dalam hutan buatan sambil menyaksikan keindahan sketsa dan gambar satwa liar diatas piring porselen Hermès.

Label asal Paris ini tidak sekedar meliris perangkat makan baru yang anggun. Melainkan juga menggiring fantasi para undangan untuk mengapresiasi talenta dan petualangan seniman Robert Dallet. Sebuah buku sketsa dari Robert Dallet dicetak ulang oleh rumah mode Hermès dan dibagikan sebagai cindera mata kepada para undangan. Presentasi koleksi baru piranti makan juga disajikan dalam bentuk presentasi table setting yang artistik menyesuaikan tema hutan belantara dalam wajah modern. (HK)



PORRO REIMAGINES THE HOME AS A LIVING LANDSCAPE AT SALONE DEL MOBILE 2026
Porro unveils its refined home concept at Salone del Mobile.Milano 2026 through new furniture collections, material innovations, and architectural systems.
read moreMASA SINGAPORE BRINGS INDONESIAN CREATIVITY TO THE INTERNATIONAL STAGE
MASA Singapore 2026 brings more than 80 Indonesian brands and creators to Takashimaya, showcasing Indonesia's contemporary creative landscape.
read moreJERSEY BOYS THE MUSICAL, NOSTALGIA MUSIK LEGENDARIS ERA 1960-AN
Saksikan pertunjukan musikal Jersey Boys kolaborasi antara Nawanika Production dan Jakarta Art House yang akan segera menyapa penonton di Taman Ismail...
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read moreTHE SLOW ROOTS AT ARTESIAN – A NEW CHAPTER IN INDONESIAN COCKTAIL CULTURE
The Slow Roots at Artesian, The Langham Jakarta invites guests to discover a new cocktail experience inspired by the richness of Indonesian soil. Time to...
read more

