Dada 2016
Published by Sugar & Cream, Wednesday 15 June 2016
Kitchen Wonders by Dada
Seperti diketahui bahwa Dada adalah cabang dari Molteni&C dengan spesialisasi desain kabinet dapur. Dalam ajang Salone del Mobile di pameran khusus EuroCucina, Dada mempersembahkan empat kitchen besar yang merupakan bagian dari koleksi terbarunya di tahun 2016, yaitu:

Hi-Line VVD – Vincent Van Duysen
Dada menunjuk arsitek-desainer Belgia, Vincent Van Duysen, yang juga menjabat sebagai Creative Director Molteni&C, untuk memberikan interpretasi segar terhadap produk yang menjadi best-seller Dada ini. Pertama kali berkreasi untuk dunia dapur, Vincent Van Duysen menampilkan kontras antara slim side, end units, dan ketebalan worktops, yang menginterupsi linieritas worktop, dengan sink dari batu. Inovasi diekspresikan dengan detail teknologi seperti LED strip light yang built-in dan kontur aluminium yang diam-diam menyingkap pegangan pintu serta memungkinkan pintu terbuka 180 derajat. Desain bernuansa arsitektur dari kitchen ini juga dikontribusikan oleh ceiling units yang elegan dan cupboard kaca dengan engsel mikro yang dapat meredam guncangan.

Trim – Dante Bonuccelli
Didesain pada tahun 2007 oleh Dante Bonuccelli, Trim mengalami transformasi, kini dengan dua finish baru, bleached oak untuk base unit door, dan Tecnoril untuk worktop dengan built-in Multitank sink. Pada mekanisme glass sliding, terdapat perbaikan berupa pergerakan vertikal yang tersinkronisasi, menjamin kegunaan ergonomis dari fungsi-fungsi yang tersembunyi.

Tivali – Dante Bonuccelli
Berpijak dari apa yang didesain Dante Bonuccelli pada tahun 2004, Tivali mengalami perubahan bentuk, dari linier ke corner dimension. Pintu lipat berukuran besar bergerak secara mulus ke kompartemen sisi, berkat sebuah mekanisme yang dirancang oleh Luca Meda di tahun 1990-an dan dipatenkan oleh Dada.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Molteni&C/heim, Jakarta.
COX LONDON WHERE NATURE TAKES FORM
Cox London brings the poetry of nature and craftsmanship to Indonesia, shaped through sculptural form and the hand of the maker.
read moreYOSAFAT: APRÈS LA RÉVOLUTION — WHEN STRUCTURE LEARNS TO LET GO
In Après la révolution, Yosafat Kurniawan shows a new language of femininity across 30 looks, fluid silhouettes and drapery.
read moreVENINI X PETER MARINO: CILINDRO CON PIATTO INCALMATO
A contemporary dialogue between VENINI and Peter Marino unfolds through Cilindro con Piatto Incalmato, a sculptural limited-edition collection celebrating...
read moreNUSAÉ × MASA: MERANGKAI IDENTITAS INDONESIA DALAM RUANG
Nusaé menghadirkan pengalaman visual yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam perhelatan MASA di Singapura.
read moreTOTO X YUNI JIE: "TOTO in Color"
TOTO x Yuni Jie launches 'TOTO in Color', featuring an outdoor art installation and a sculpture garden inspired by Indonesia's heritage.
read moreW RESIDENCE IN SOUTH JAKARTA BY MICHAEL CHANDRA
Michael Chandra, founder of MNCO Studio Design has created the W Residence with an aesthetically pleasing, practical, and pleasant home from all...
read more
